Ketua PGI Sumut Kecewa terhadap Perilaku Pendeta Henderson, Tersangka Pembunuh Rosalia boru Siahaan

Sebagai pendeta seharusnya menebarkan kasih sayang dan tidak membuat hal-hal tercela, karena dalam ajaran mana pun dilarang membunuh

Ketua PGI Sumut Kecewa terhadap Perilaku Pendeta Henderson, Tersangka Pembunuh Rosalia boru Siahaan
Facebook
Keluarga menangisi jasad Rosalia Cici Siahaan sebelum dikebumikan 

Darwis menyampaikan sesuai aturan PGI dan Sinode gereja yang tergabung dalam PGI, pengawasan terhadap pendeta sangat ketat, karena menjadi pendeta harus menjadi panutan bagi jemaatnya.

"Sedikit saja pendetanya menyimpang, maka sanksi akan menunggu si Pendeta," ujarnya.

Baca: Kisah Cinta Terlarang, Pendeta Henderson Cemburu Dengar Rosalia Ada Pacar Padahal Punya Istri & Anak

Pendeta Henderson, pelaku pembunuhan Rosalia Siahaan di kamar mandi gereja Sidang Roh kudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, kemarin, Kamis (31/5/2018).
Pendeta Henderson, pelaku pembunuhan Rosalia Siahaan di kamar mandi gereja Sidang Roh kudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, kemarin, Kamis (31/5/2018). (Tribun Medan)

Ketakutan

Terduga pelaku pembunuhan Rosalia Cici Maretini boru Siahaan (21), Pendeta Henderson Sembiring Ketaren (54 tahun), tiba-tiba menjadi seorang penakut.

Pendeta Henderson tidak berani ditinggal seorang diri, meskipun saat berada di kantor polisi.

"Takutnya itu kalau ditinggal sebentar aja sama penyidik, dia langsung bilang 'pak-pak tolong jangan pergi dulu. Sini ajalah, tolonglah saya'," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman kepada Harian Tribun Medan/daring Tribun-Medan.com, Jumat (1/6/2018).

Hingga kini Henderson masih menjalani pemeriksaan atas dugaan melakukan pelecehan seksual serta membunuh anak angkatnya, Rosalia Cici Maretini.

Polisi mengungkap kemungkinan keduanya menjalin hubungan cinta terlarang.

Baca: 4 Tahun Menjalin Cinta Terlarang, Rosalia Dibunuh Pendeta Henderson karena Sudah Punya Pacar

AKP Ruzi menyebut pemeriksaan terhadap Pendeta Henderson ini diperkirakan memakan waktu lama. Perkara seperti ini harus diperiksa secara mendetail.

Agar suasana kebatinan tersangka tidak semakin terganggu, polisi melarang orang lain, termasuk keluarganya menemuinya.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved