Berita Palembang

Berlian tak Sempat Menghindari Hantaman Kapal Ponton, Diduga Karena Ini

Berlian (50) serang ketek, ditemukan sudah tak bernyawa di dasar perairan Sungai Musi Kecamatan Gandus Palembang,

Berlian tak Sempat Menghindari Hantaman Kapal Ponton, Diduga Karena Ini
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Jasad Berlian (50), serang ketek yang hilang dan tenggelam, ketika dievakuasi tim SAR setelah ditemukan di perairan Sungai Musi Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (27/52018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berlian (50) serang ketek, ditemukan sudah tak bernyawa di dasar perairan Sungai Musi Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (27/5/2018).

Jasad Berlian ditemukan tim SAR dan warga setelah hampir 12 jam dilakukan pencarian. Berlian merupakan korban lakalantas di perairan Sungai Musi Kecamatan Gandus Palembang, Sabtu (26/5/2018) malam.

Dari informasi dihimpun, ketika itu Berlian yang mengendarai keteknya, hendak bersandar di Dermaga PT Hoktong guna menjemput sejumlah pegawai pabrik Hoktong yang sudah menjadi langganannya.

Namun belum sampai ke pingiran dermaga, tiba-tiba datang kapal ponton atau tugboat merk Sabar Jaya yang langsung menghantam kapal Berlian.

Baca: Menhub Kirim 50 Unit Bus Untuk Unsri, Tol Palindra Rampung Maka Ini Yang Akan Terjadi

Saat itu tugboat sedang mengandeng kapal tongkang dari arah Musi 2 tujuan Pulokerto Gandus.

Ketika ditabrak tugboat, kemungkinan Berlian tak sempat menghindar atau mengelak. Dikarenakan suasana gelap dan saat itu Berlian sedang persiapan untuk bersandar.

Pasca ditabrak, kapal ketek Berlian langsung karam dan tenggelam. Sementara menurut warga sekitar, Berlian tak terlihat dan diduga tenggelam yang hanyut terbawa arus sungai.

Warga sekitar sempat melakukan pencarian terhadap Berlian, namun hasilnya nihil.

Mendapatkan laporan adanya warga yang hilang di perairan Sungai Musi, tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palembang langsung ke lokasi.

Baca: Modus Pura-pura Membantu, Pria Asal Banten ini Rampas Kartu ATM Warga Lubuklinggau

Tim SAR yang dipimpin Kasi Operasional Inarwan, mengerahkan personilnya guna melakukan penyisiran. Tim SAR juga dibantu petugas Polair Polda Sumsel, Polsek Gandus, anggota TNI dan warga sekitar.

Tim SAR cukup kesulitan melakukan pencarian dengan kondisi arus sungai yang deras. Namun dengan sistem penyisiran dengan radius yang sudah ditentukan, akhirnya jasad korban ditemukan.

Kondisi jasad Berlian ditemukan tim SAR gabungan, tampak ada luka pada punggung korban. Diduga luka itu terkena besi kapal yang membuat korban sontak pingsan dan tenggelam.

Baca: Telkomsel Beri Diskon Tiket Mudik Untuk Pelanggan, Bisa Tukar Poin Dengan Cara Ini

Kasi Operasional Basarnas Palembang Inarwan didampingi tim rescue Alfian mengatakan, jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi kecelakaan. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka guna untuk proses pemakaman.

"Pencarian dengan sistem circle menggunakan peralatan dan perlengkapan yang kita miliki, dilakukan dua kali mulai dari pukul 05.30 WIB. Akhirnya setelah penyisiran pada siang harinya, korban ditemukan dengan bantuan warga sekitar," ujarnya. 

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved