Berita Muaraenim

150 Perusahaan Ikuti Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Muaraenim

Sekitar 150 perwakilan perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaraenim, mengikuti sosialisasi Program BPJS

150 Perusahaan Ikuti Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaraenim berikan bingkisan sebagai motivasi kepada peserta sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaraenim. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- Sekitar 150 perwakilan perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaraenim mengikuti sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muaraenim di Hotel Griya Sintesa Muaraenim, Sabtu (26/5/2018).

Menurut Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Muaraenim Nolly Noer Amien, mengatakan bahwa saat ini sudah banyak sistem baru yang dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu pihak perusahaan maupun tenaga kerja.

Contohnya adalah aplikasi BPJSTKU yang bisa di download melalui smart phone, dengan mengakses aplikasi ini peserta dapat melakukan cek saldo setiap bulan, melakukan klaim secara online, mendapat informasi rumah sakit PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja), bahkan bisa mendaftar secara online.

Baca:

Sebelum Meninggal, Anak Sulung Teroris Dita Kirim Pesan Misterius, Polisi Bocorkan Isinya, Merinding

Jalur Mudik di Sumsel Dipastikan Mulus pada H-7 Sebelum Lebaran

Dikatakan Nolly, selain itu, juga ada program Jaminan Kecelakaan Kerja Return To Work yaitu program pendampingan yang difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja untuk dapat bekerja kembali meskipun mengalami cacat.

Program ini merupakan pengembangan dari program Jaminan kecelakaan kerja yang sudah ada tanpa menambah iuran yang dibayarkan.

Masih dikatakan Nolly, bagi petugas HRD perusahaan disediakan program New SIPP yang akan mempermudah dalam pelaporan data tenaga kerja, selain itu dengan program ini pihak perusahaan juga dapat memonitor data yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya sangat mengapresiasi perusahaan yang telah tertib membayar iuran tepat bulan yaitu membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya, karena hal ini dapat meningkatkan hasil pengembangan saldo Jaminan Hari Tua tenaga kerja," Tutupnya.(*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved