Terdengar 2 Kali Bunyi Ledakan Saat Sidang Pleidoi Aman Abdurrahman, Suara Diduga Berasal dari Sini

Terdengar 2 Kali Bunyi Ledakan Saat Sidang Pleidoi Aman Abdurrahman, Suara Diduga Berasal dari Sini

Terdengar 2 Kali Bunyi Ledakan Saat Sidang Pleidoi Aman Abdurrahman, Suara Diduga Berasal dari Sini
Aman Abdurrahman memasuki ruang sidang yang mengagendakan penuntutan Jumat (18/5/2018). 

SRIPOKU.COM - Sidang Pembacaan terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terdengar dua kali suara ledakan dari arah luar ruang siding, Kamis (25/5/2018).

Dilansir tim Sripoku.com dari sumber online, uara ledakan terjadi saat pembacaan pleidoi oleh pihak pengacara Aman. Bunyi ledakan terdengar kencang hingga ke dalam ruang sidang.

Pihak pengacara sempat menghentikan pembacaan pleidoi dan pengunjung ruang sidang ingin keluar dari ruangan.

Namun tidak diperbolehkan oleh polisi. 

Sidang sempat diskors selama sepuluh menit, lalu majelis hakim kembali melanjutkan sidang setelah suasana di ruang sidang dapat ditenangkan dan sudah kondusif.

Aparat keamanan di dalam ruang sidang semakin memperketat pengamanan. 

Setelah itu, hakim langsung menghentikan sementara jalannya sidang. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi langsung memeriksa sumber suara keras itu.

"Kita hentikan dulu sementara sidang ini," kata ketua majelis hakim di lokasi.

Sesaat setelah terdengar suara mirip ledakan itu, Aman Abdurrahman langsung dikelilingi oleh 3 anggota Brimob berpakaian preman.

Polisi lalu mencoba menenangkan warga yang ada di dalam ruang sidang.

"Tenang, tenang, semua tenang," ujar anggota polisi yang ada di ruangan sidang.

Wartawan dan warga yang ada di ruangan sidang tidak diizinkan keluar ruangan.

Sidang sempat terhenti selama 5 menit. Sampai akhirnya. Hakim melanjutkan sidang.

Hingga kini belum ada keterangan resmi soal asal ledakan. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Fadhila Rahma
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved