Penggumpalan Darah

Penggumpalan Darah Ancam 9 Orang Ini

Mayoritas masyarakat kita diyakini sudah familiar dan pernah dengar tentang penyakit serangan jantung dan stroke yang sangat menakutkan.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Ilustrasi penggumpalan darah. 

Penggumpalan Darah Ancam 9 Orang Ini

SRIPOKU.COM -- Mayoritas masyarakat kita diyakini sudah familiar dan pernah dengar tentang penyakit serangan jantung dan stroke yang sangat menakutkan.

Kedua penyakit berbahaya ini biasanya disebabkan karena pembekuan darah yang terbentuk di arteri penderita.

seperti dirilis  Boldsky , pembekuan darah pada seseorang terbentuk saat darah di arteri menjadi terkoordinasi atau mengeras sehingga membentuk gumpalan kecil yang menyempitkan aliran darah dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya. Kondisi demikian mengakibatkan penyakit dan konsekuensi fatal.

Jadi, penderita harus selalu memerhatikan kesehatan dan melakukan segala upaya untuk menghindari penyakit ini doi saat sudah mengetahui ada gejalanya.

Pada bagian ini sembilan tipe orang yang terancam terkena gumpalan darah lebih banyak dibanding yang lainnya.

1. Orang yang kelebihan berat badan

Obesitas
Obesitas (Istimewa)

Jika BMI (Body Mass Index) lebih tinggi dari kisaran normal, dan kelebihan penyimpanan lemak dalam tubuh penderita dianggap sebagai kelebihan berat badan atau obesitas.

Maka penderita berisiko tinggi terkena penggumpalan darah, karena jaringan lemak dapat membekukan darah di arteri.

2. Perokok

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Kita semua tahu bahwa merokok secara teratur memiliki efek kesehatan yang merugikan.

Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa kebiasaan buruk tersebut juga dapat menyebabkan penggumpalan darah.

Kandungan toksin dan nikotin dalam rokok akan mengeraskan sel darah dan menyempitkan arteri penderita, sehingga menyebabkan penggumpalan darah.

3. Wanita hamil

Ilustrasi ibu hamil ()
Ilustrasi ibu hamil () (REUTERS/Newscom)

Selama kehamilan, banyak perubahan hormon dan fluktuasi terjadi pada tubuh wanita.

Tingkat produksi hormon estrogen tinggi selama kehamilan.

Pada beberapa wanita, estrogen menyebabkan pengerasan darah dan penggumpalan darah.

4. Pengonsumsi pil KB

Pil Kontrasepsi.
Pil Kontrasepsi. (Mommies Daily)

Banyak wanita yang aktif secara seksual tapi tidak ingin memiliki anak dalam waktu dekat, akhirnya mengonsumsi pil KB.

Ya, pil KB menyebabkan tingginya jumlah estrogen dalam tubuh, yang juga dapat menyebabkan penggumpalan darah.

5. Penderita radang

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Jika seseorang menderita penyakit peradangan jantung, paru-paru, ginjal, dan sejenisnya, peradangan dapat masuk ke aliran darah sehingga menimbulkan gumpalan.

6. Penderita infeksi

Infeksi Tato.
Infeksi Tato. (The Coverage)

Jika Anda memiliki infeksi internal di organ manapun, mikroba penyebab infeksi juga bisa masuk ke aliran darah dan mengeras, sehinga menyebabkan penggumpalan darah.

7. Pekerja kantoran

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Jika pekerjaan penderita mengharuskan duduk dalam waktu yang lama dan berdiam diri di meja kerja, penderita berisiko mengembangkan pembekuan darah, karena aliran darah akan terhambat dan sel darah mengeras yang menyebabkan penggumpalan darah.

8. Keturunan
Gumpalan darah juga bisa disebabkan tanpa alasan spesifik, misalnya jika penderita memiliki riwayat keluarga, atau nenek moyang penderita menderita pembekuan darah, maka penderita juga bisa menjadi rentan terhadapnya.

9. Contoh sebelumnya
Jika penderita pernah mengalami penggumpalan darah sebelumnya dan sudah diobati, kemungkinan ini bisa kembali lagi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved