Ramadan 2018
Puasa, Tak Surutkan Niat Pengunjung Pasar Cinde Asik Berburu Barang Bekas
Pasar Cinde memang terkenal sebagai tempat menjual barang-barang bekas jika di hari Minggu. Mulai dari alat rumah tangga
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Reigan Riangga
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kendati telah memasuki bulan Ramadan, namun masih saja banyak pengunjung yang mendatangi Pasar di Jalan Cinde Welan dan Jalan AKBP Kemas Kailani, Minggu (20/5/2018).
Para pengunjung yang datang ini nampaknya asik mencari barang-barang bekas yang dijual di pasar tersebut.
Pasar Cinde memang terkenal sebagai tempat menjual barang-barang bekas jika di hari Minggu. Mulai dari alat rumah tangga, seperti kipas angin, penanak nasi, pakaian, alat-alat elektronik hingga ke spare-part motor dan mobil.
Satu dari sekian banyak pembeli, Arif (24) mengaku memang selalu mengincar sparepart motor bekas untuk memodifikasi motor kesayangannya. Ia sengaja berburu barang bekas di pasar Cinde saat bulan puasa tiba.
Baca: Pengumuman Hasil UN SMP/MTs Diundur Sepekan
"Soalnya kalau di Cinde ini yang jualan ramenya pas subuh. Jadi kita habis sahur dan sholat subuh gak tidur lagi, langsung ke sini. Kalau hari-hari biasa kita suka kesiangan," ujarnya saat diwawancarai.
Lain lagi dengan Dian (22), ia malah mencari baju dan celana yang dijual juga di pasar Cinde itu.
Menurutnya harga di sana cukup terjangkau ketimbang membeli di toko pakaian.
Baca: Dianggap Meresahkan Warga, Pria Ini Digrebek Polisi Saat Tengah Memakai Narkoba di Rumahnya
"Tapi harus jeli memilih. Kalau beruntung bisa dapst barang bagus dengan harga murah," tuturnya.
Sementara itu, salah satu penjual spare-part bekas motor Rudi (37) mengatakan memang pengunjung pasar lebih banyak saat bulan Ramadhan ketimbang bulan biasa.
Namun jika berbicara tentang omzet, ia mengaku tidak ada perbedaan antara bulan lain.
Baca: Tinggal Menghitung Hari, Ini Rilis Resmi Kemenpan RB Jadwal Rekrutmen CPNS, Siap-siap Daftar
"Tapi banyak juga yang berburu aksesoris dan spare-part motor mendekati lebaran. Alasannya mau tampil beda pas mudik, tapi ga besar-besar amat perbedaan (untung penjualan) dengan bulan lain. Ada, tapi ga banyak," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasar-cinde_20180520_110315.jpg)