Menu Berbuka Sahur dengan Sajian Khas Palembang dari Pempek, Pindang Patin atau Burung Punai

Nah, kota Palembang terkenal dengan kulinernya dengan berbagai macam variasi masakan tersedia, anda bisa memasaknya atau membeli

Menu Berbuka Sahur dengan Sajian Khas Palembang dari Pempek, Pindang Patin atau Burung Punai
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Menu Berbuka Puasa dan Sahur dengan makanan khas Palembang 

Tahu kah anda, martabak ini berbahan utama gandung atau tepung dengan telor bahkan biasa diracik dengan sayur atau martabak sayur di dalamnya, namun martabak HAR khususnya adalah isi telur didalamnya.

Nah yang membuatnya menjadi nikmat adalah penyajiannya dengan kuah Kare Kambing campur kentang dan santan. Kuahnya kental gurih dan sedap. Hmmmm Yummy, inilah yang membuat nikmat dan sedap. Baginya yang tidak ada masalah dengan kolesterol, sangat nikmat untuk dimakan langsung ketika berbuka puasa kali ya....

6. Lenggang

Ini, nih 10 Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba
Lenggang, bukan lenggang kankung Bro, hehehehehe tetapi ini makanan khas Palembang juga, makanan ini seperti pempek sebenarnya, terbut dari tepung bercampur ikan dan berbahan utama telur. Bedanya jika pempek direbut atau goreng, maka makanan yang satu ini dibungkus daun pisang dan dibakar hingga berbentuk pipih petah persegi. Lengang juga disantap dengan cuka khas Palembang yang juga yummy, sensasinya mungkin sedikit beda dengan pempek, tetapi sama-sama nikmat.

7. Kue Maksuba

Ini, nih 10 Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba
Kue Maksuba ialah kue khas Palembang yang berbahan dasar utama telur bebek dan susu kental manis. Dalam pembuatannya telur yang dibutuhkan dapat mencapai sekitar 28 butir. Adonan kemudian diolah mirip adonan kue lapis. Rasanya enak, manis dan legit. sekilas mirip dengan dengan kue lapis, namun kue maksuba memiliki tekstur dan rasa yang berbeda. Kue ini sering disajikan ketika saat hari raya ataupun acara penghormatan.

8. Kue 8 Jam

Ini, nih 10 Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba
Makanan ini dinamakan kue delapan jam karena proses pembuatannya membutuhkan waktu 8 jam. Kue ini memiliki komposisi yang hampir sama dengan Maksuba, yang membedakan kue delapan jam ini adalah proses pembuatannya. Kue delapan jam dibuat dengan cara dikukus selama 8 jam. Bukan dipanggang seperti maksuba. Kue ini juga biasa disajikan pada saat hari raya di Palembang.

9.Tempoyak

Ini, nih 10 Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba

Halaman
1234
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved