Tragis! Korban Tewas Bentrokan di Gaza jadi 60 orang, AS Salahkan Hamas dan Iran

Korban tewas bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel di perbatasan Gaza bertambah menjadi 60 orang, termasuk seorang bayi

Tragis! Korban Tewas Bentrokan di Gaza jadi 60 orang, AS Salahkan Hamas dan Iran
BreakingNews.co.id
Bentrokan di Gaza. 

SRIPOKU.COM , WASHINGTON DC - Korban tewas bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel di perbatasan Gaza bertambah menjadi 60 orang, termasuk seorang bayi yang dilaporkan tewas terpapar gas air mata dan 8 anak lainnya.

Bentrokan pada Senin (14/5/2018) itu disebut sebagai hari paling berdarah sejak perang di Gaza pada 2014. Bentrokan awal pekan ini juga menyebabkan sekitar 2.400 orang terluka.

Berita Lainnya:
Tragis! Bentrok Gaza: 52 Warga Palestina Tewas saat Memprotes Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Juru bicara Kemenlu AS Heather Nauert menyebut kelompok Hamas memanfaatkan kontroversi pembukaan Kedutaan Besar AS di Yerusalem untuk bertindak permisif atas kekerasan yang terjadi.

"Kami telah menyaksikan demonstrasi selama enam pekan terakhir. Aksi protes ini tidaklah baru," katanya, Selasa (15/5/2018).

"Jika Hamas ingin memanfaatkannya sebagai dalih untuk menganggu orang dan mendorong kekerasan, itu pilihan mereka. Tapi itu pilihan yang tidak bertanggung jawab," ucapnya.

Nauert menolak keterkaitan antara kekerasan di Gaza dengan pembukaan kedubes AS di Yerusalem.

Di Forum PBB, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley juga menyatakan hal demikian.

Haley berusaha untuk mengalihkan perhatian ke Iran dalam seluruh pidatonya. Dia menilai Dewan Keamanan PBB tidak lebih fokus pada destabilisasi Iran di wilayah tersebut.

"Itu merupakan kekerasan yang seharusnya menjadi perhatian kami juga," kata Haley.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved