Berita Palembang

Jadi Korban Jambret di Wilayah Fly Over Jakabaring, Maria Jatuh Tersungkur dari Motornya

Apes dialami Maria Utami (24) warga Jaya I Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, dirinya harus menjadi korban

Jadi Korban Jambret di Wilayah Fly Over Jakabaring, Maria Jatuh Tersungkur dari Motornya
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Maria (24) korban jambret ketika melapor ke Polresta Palembang, Minggu (13/5/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Apes dialami Maria Utami (24) warga Jaya I Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, dirinya harus menjadi korban penjambretan setelah pulang dari bekerja.

Akibat kejadain tersebut Maria pun harus kehilangan satu buah tas sandang miliknya yang berisikan Satu unit Handphone (HP) merek Vivo V5 warna Rose Gold 1 lembar STNK, 1 buah ATM BCA, 1 lembar kartu BPJS, dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu kerugian ditafsir sebesar Rp 4 juta.

Selain itu, korban pun harus jatuh tersungkur dari sepeda motor miliknya dan mengalami luka dibagian dagu dan bibir.

"Pelaku dua orang Pak, mereka memepet saya dan salah satunya langsung menarik tas saya," ungkapnya dihadapan petugas SPKT Polresta Palembang, Minggu (13/5/2018).

Baca: Terlibat Banyak Kejahatan Wilayah Plaju, Spesialis Jambret Ini tak Berkutik Dijemput Petugas

Lanjut Maria, kejadain yang dialaminya terjadi pada Jumat kemarin (11/5/2018) pukul 23.30 WIB di jalan Gubernur H Bastari sebelum Fly Over Palembang.

Dimana kejadian tersebut berawal saat korban baru pulang bekerja dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat diseputaran fly over Jakabaring Palembang.

Tiba-tiba pelaku langsung datang dari arah sebelah kanan, dan satu teman pelaku lainnya yang menggunakan sepeda motor matic langsung menarik tas sandang milik korban, sehingga membuat korban pun oleng dan terjatuh tersungkur kesebelah kanan.

Baca: 30 Menit Usai Jambret Korbannya Gunakan Cutter, 2 Oknum Pelajar di OKU Ini Nyaris Dibakar Massa

Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan kawanan pelaku, namun karena korban kalah tenaga akhirnya membuat korban pun merelakan tas sandang miliknya dan harus rela jatuh tersungkur.

"Didalam tas saya ada satu Handphone (HP) merek Vivo V5 warna Rose Gold 1 lembar STNK, 1 buah ATM BCA, 1 lembar kartu BPJS, dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu Pak," jelasnya.

Baca: Dijambret di Kawasan Soekarno Hatta Palembang, Dua Hp Mardiansyah Lenyap

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan laporan Pencurian Dengan Pemberatan (Curat).

"Laporan sudah kita terima, selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti," tegasnya.

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved