Berita Palembang

Keroyok Driver Ojol, Taufik Pasrah DIjebloskan ke Sel Tahanan Polsek IT II Palembang

Driver ojol yang tidak terima ditegur sempat marah. Melihat driver ojol marah, membuat rombongan Taufik langsung mengeroyoknya.

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kapolsek IT II Kompol Milwani saat mengintrogasi Taufik (21) ketika rilis perkara pengeroyokan terhadap korban driver Ojol di Mapolsek IT II Palembang, Kamis (10/5/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Taufik (21), hanya pasrah dimasukan di sel tahanan Polsek IT II Palembang. Taufik diamankan petugas, lantaran mengambil ponsel milik driver ojol (ojek online) sesaat melakukan pengeroyokan.

Taufik mengatakan, driver ojol dikeroyok bersama tiga temannya. Pengeroyokan dipicau karena driver ojol  memacu kendaraan terlalu kencang dan membuat kesal.

"Hampir menabrak anak kecil yang ada di kampung kami saat melintas. Ditegur malah dia tidak peduli, makanya kesal dan langsung dikeroyok," ujar Taufik, ketika rilis perkara di Mapolsek IT II Palembang, Kamis (10/5/2018).

Driver ojol yang tidak terima ditegur sempat marah. Melihat driver ojol marah, membuat rombongan Taufik langsung mengeroyok ojol. Merasa dikeroyok dan membuatnya luka, driver ojol pun melaporkan ke polisi.

"Ponselnya sempat aku ambil dan dijual. Uangnya sudah habis aku pakai untuk beli rokok," ujarnya.

Dari laporan driver ojol, petugas menangkap Taufik saat sedang nongkrong tidak jauh dari lokasi pengeroyokan. Sedangkan tiga temannya langsung kabur mengetahui Taufik ditangkap polisi.

Kapolsek IT II Palembang Kompol Milwani didampingi Kanit Reskrim Ipda Andrian mengatakan, penangkapan tersangka setelah korbannya melapor atas kasus pengeroyokan dan ponsel miliknya dirampas.

"Ojek online ini kabur, setelah menyerempet mobil. Karena ketakutan dikejar pemilik mobil, ia kabur ke kampung tersangka dengan motor yang dikendarai sangat kencang. Karena kesal masuk kampung mereka dan hampir menabrak warga disana, membuat tersangka dan tiga pelaku lain kesal hingga mengeroyok korban," ujarnya.(Welly Hadinata)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved