Berita Palembang

Banyak Mengandung Khasiat, Ikan Betutu 'Si Pemalas' Mulai Diekspor ke Dua Negara Tetangga

Ikan Betutu atau dikenal dengan nama latinnya (Oxyeleotris marmorata) si Pemalas yang bikin 'Gemas'.

Banyak Mengandung Khasiat, Ikan Betutu 'Si Pemalas' Mulai Diekspor ke Dua Negara Tetangga
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Ikan Betutu yang memiliki nilai jual tinggi mulai di ekspor ke Malaysia dan Singapura, Jumat (4/5/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ikan Betutu atau dikenal dengan nama latinnya (Oxyeleotris marmorata) si Pemalas yang bikin 'Gemas'. Bagimana tidak disebut pemalas, karena setelah melahap makanannya, ikan ini diam selama berjam-jam tanpa bergerak.

Iakn ini bergerak hanya untuk mencari makan dan itupun hanya mengejar mangsa yang lewat didepannya.

Walaupun sifatnya pemalas, ikan betutu ini mengadung beberapa khasiat yang baik bagi kesehatan mulai dari untuk merawat kecantikan, menambah vitalitas dan penyembuh bekas luka karena kandungan albumin yang tinggi, ikan ini sekarang menjadi buruan untuk di ekspor keluar negeri.

Baca: Live Streaming Indosiar Madura United vs Persib Bandung Sore ini 15.30 WIB

Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan (SKIPM) Palembang, Sugeng Prayogo mengatakan, harga ikan betutu diluar negeri bisa berharga sangat mahal bisa mencapai harga lebih dari Rp 100 Ribu perkilogramnya.

“Saat ini harganya mahal dan negara ekspor yang dituju saat ini yakni Singapura dan Malaysia,” Jelas Sugeng, Jumat (4/5/2018).

Baca: Coret Baju Saat Rayakan Kelulusan, Pelajar SMA di Empatlawang Konvoi dengan Suara Motor Bising

Sesuai ekspos data dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) perwakilan Palembang, ekspor ikan Betutu selama Caturwulan pertama ditahun 2018 meningkat hingga 155 persen dari 4.817 kilogram di periode Januari hingga April tahun 2017 menjadi 7.476 kilogram di periode Januari hingga April tahun 2018.

"Mayoritas ikan Betutu yang di ekspor keluar negeri merupakan hasil tangkapan dari perairan umum di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)," ujarnya.

Baca: Selamatkan Muka Real Madrid Ini Sosok Istri Keylor Navas yang Super Hot, Pacar Ronaldo pun Minder

Sugeng menjelaskan, peningkatan ekspor ikan ini sangat menggembirakan karena secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha perikanan mulai dari pencari, pengumpul dan eksportir.

Namun, hasil tangkapan sifatnya sangat terbatas, kedepannya diharapkan masyarakat mulai menggalakan budidaya ikan ini sehingga terjaga kelestariannya.

Baca: 7 Kebiasaan Mandi ini Ternyata Merugikan Kesehatan

"Memang dalam budidaya ikan Betutu ini memakan waktu yang cukup lama, namun semua akan terbayarkan pada saat panen dengan harga yang sangat mahal perkilogram nya," ujarnya.

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved