Breaking News:

DPRD Tegaskan KSO PT BBP Pertamina Bertanggung Jawab Percikan Minyak Mentah Meluber

Adanya kabar pompa minyak atau pumping pada sumur minyak di Statsiun Pengumpul (SP) 69 milik PT Benakat Barat Petroleum (BBP)

Editor: pairat
TRIBUNSUMSEL/ARI WIBOWO
Pompa minyak atau pumping pada sumur minyak di Stasiun Pengumpul (SP) 69 milik PT Benakat Barat Petroleum (BBP) KSO Pertamina yang berlokasi di Talang Padang Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi‎. 

SRIPOKU.COM, PALI-- Adanya kabar pompa minyak atau pumping pada sumur minyak di Statsiun Pengumpul (SP) 69 milik PT Benakat Barat Petroleum (BBP) KSO Pertamina yang berlokasi di Talang Padang Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi membuat warga resah.

Membuat Wakil ketua I DPRD Kabupaten PALI, Devi Harianto SH, MH angkat bicara. Politisi Partai Demokrat mendesak kepada Kerja Sama Operasional (KSO) PT BBP dan Pertamina EP II Pendopo harus mengambil langkah konkret untuk mengatasi percikan minyak yang meleleh ke tanah dan perkebunan warga.

"Jangan dibiarkan minyak mentah mengalir ke tanah, PT BBP dan Pertamina EP II Pendopo, harus cepat mengatasi percikan minyak mentah," kata Devi. Jumat(274/2018)

Devi meminta Pertamina EP II jangan tutup mata terhadap KSO PT BBP Pertamina yang melakukan eksplorasi minyak mentah di Bumi Serepat Serasan.

Baca:

Menkumham Akui, Pasar Narkotika di Indonesia Menggiurkan, Bagaimana Caranya, Turunkan Permintaan

Tahu Ustad Solmed Video Callan degan Wanita Lain, April Jasmine Tulis Kalimat Menohok Ini

"Pertamina EP II harus bertanggung jawab juga terhadap, percikan minyak mentah PT BBP, di Kabupaten PALI ada 12 KSO yang mengeksplorasi minyak," jelas Devi.

Sementara Plt, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Yuhairudin mengatakan adanya kabar itu, pihaknya langsung memerintah jajarannya. Namun, karena terkendala kondisi lapangan di lokasi tersebut harus di tempuh mobil doubel cabin. Maka DLH dan Pertamina Pendopo secara bersama akan meninjau lokasi tersebut pada hari Senin ini(30/4) mendatang.

Menampilkan 944114427169416222639852.jpeg
===

"Kita lagi DL di Jakarta, tadi saya hubungi Kabid, karena lokasi medan perlu mobil doubel cabin, maka Senin ini(30/4) DLH dan Pertamina meninjau lokasi SP 69," jelas Yuhairudin

Saat dikonfirmasi Ralation and Formalities Pertamina Aset II EP Pendopo, Ryan belum banyak komentar lebih banyak terkait percikan minyak mentah di dari pumping 69.
"Belum tahu, belum ada laporan, saya sendiri baru tau dari bapak, dari HSE dan PT BBP belum ada lapor, nanti saya konfirmasi ke BBP," kata Ryan ketika dihubungi Tribun melalui via handphone.

Disinggung Tribun, apakah layak atau sebaliknya pumping SP 69 untuk mengeksplorasi minyak mentah penyalur SP induk mengeluarkan percikan. Ryan tidak bisa komentar lebih lanjut.

"Gak tahu kondisi layak atau tidak(pumping, red) , karena belum melihat secara langsung dan belum ada laporan," jelas Ryan.(TS/Ari Wibowo)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved