Jelang Operasi Patuh Musi 2018, Satlantas Polres Muba Matangkan Persiapan

Polres Muba lakukan latihan pra operasui guna bekali personelnya mengenai kemampuan teknis dan yuridis dalam pelaksanaan operasi patuh musi 2018

Jelang Operasi Patuh Musi 2018, Satlantas Polres Muba Matangkan Persiapan
SRIPOKU.COM/ACR13
Kasat Lantas Polres Muba AKP Rio. Artha Luwih pada saat membekai kemampuan teknis dan yuridis terhadap anggota Satlantas Polres Muba 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan Mei 2018 mendatang, Korps Lalu Lintas Polri bakal menggelar operasi patuh diseluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muba, mulai melakukan latihan Pra Operasi yang bertujuan membekali seluruh personel Salantas mengenai kemampuan Teknis dan Yuridis dalam pelaksanaan Ops Patuh Musi 2018. 

“Ya, menjelang operasi patuh yang bakal dilaksanakan di seluruh Indonesia, kita Satlantas Polres Muba mulai melakukan Latian Pra Operasi untuk membekali seluruh personel Satuan Lalu Lintas dengan penyegaran kemampuan Teknis dan Yuridis. Operasi patuh sendiri bakal dilaksanakan sejak Kamis (26/4/18) besok sampai 14 hari kedepan,” kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kasat Lantas AKP Ri Artha Luwih, Rabu (25/4/18) sekitar pukul 19.30 WIB.

Lanjutnya, adapun dari segi teknis berkaitan dengan Standar operasional Prosedur (SOP) dalam melaksanakan Pemeriksanaan kendaraan bermotor di jalan, sedangkan aspek Yuridis berkaitan dengan penerapan pasal serta peraturan lainnya untuk dapat diterapkan saat pelaksanaan operasi.

“Penyegaran teknis dan yuridis sangat diperlukan bagi personel Sat Lantas untuk dapat melaksanakan tugas secara optimal pada saat operasi, dan diharapkan Personel Sat Lantas dapat menjadi personel Polri yang Promoter dalam setiap pelaksanaan Tugasnya,”ungkapnya.

Selama 14 hari operasi patuh yang akan dilaksanakan Polri akan lebih mengutamakan penindakan pelanggar lalu lintas melalui tilang sebanyak 50%, pembinaan 25%, dan pencegahan 25%. 

“Operasi Patuh ini memang lebih menekankan kepada penindakan, karena bulan kemarin kita sudah melaksanakan operasi keselamatan yg lebih menekankan kepada preemtif dan preventif,”jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved