Terhalang Pagar Rumah Pejabat, Kendaraan Kerap Kecelakaan Milintasi 'Pengkolan Maut' di Indralaya OI

Akibat terhalang ketinggian tembok rumah pribadi milik salah seorang pejabat yang bertugas di lingkungan Pemda Kabupaten OI

Terhalang Pagar Rumah Pejabat, Kendaraan Kerap Kecelakaan Milintasi 'Pengkolan Maut' di Indralaya OI
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Terhalang tembok pagar menyebabkan dua pengendara nyaris mengalami kecelakaan saat melintas di jalan alternatif yang bisa menuju pasar Indralaya di Kilometer 37 Indralaya-Kayuagung Kabupaten Ogan Ilir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Akibat terhalang ketinggian tembok rumah pribadi milik salah seorang pejabat yang bertugas di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Ilir (OI), jalan poros alternatif yang bisa menuju ke pasar Indralaya Kabupaten OI ini, tepatnya di Kilometer 37 Indralaya-Kayuagung kerapkali mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

Pasalnya, pengkolan jalan yang memiliki kemiringan nyaris 45 derajat tersebut, kerapkali dilalui oleh kendaraan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Baca: Dampak Ribuan Driver Ojol Turun Kejalan Ikut Aksi 234, Penumpang Kesulitan Pesan Melalui Aplikasi

Berdasarkan pantauan Sripoku.com di lokasi, ketinggian tembok pagar yang mencapai hampir tiga meter, tepatnya di pengkolan badan jalan nampak menutupi pandangan pengendara apabila saat sedang berpapasan.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, tentu saja, apabila tidak berhati-hati saat melintas menyebabkan kedua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan pernah mengalami tabrakkan 'adu kambing'.

Untuk menghindari jangan sampai terjadi tabrakkan, maka pengendara menekan tombol klakson sebagai isyarat bila ingin melintasi pengkolan badan jalan tersebut.

Baca: Dampak Ribuan Driver Ojol Turun Kejalan Ikut Aksi 234, Penumpang Kesulitan Pesan Melalui Aplikasi

Menurut Arsad (28) warga sekitar yang rumahnya berjarak tak begitu jauh dari 'pengkolan maut' itu mengatakan, sudah tak terhitung lagi jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan dititik lokasi tersebut.

"Rata-rata pengendara yang mengalami kecelakaan dominan perempuan dan anak-anak sekolah. Bahkan, pernah saja, perempuan terjungkal ke badan jalan usai sepeda motornya mengalami tabrakkan adu kambing saat melintasi pengkolan tersebut," katanya.

Baca: Ini Kemeriahan Kegiatan Puncak Hari Kartini di Kabupaten OKU

Ia menambahkan, banyak pengendara tak menyadari bila ada kendaraan dari arah berlawanan yang melintas lantaran pandangan tertutup pagar tembok.

Kasman Gani selaku pemilik pagar tembok rumah saat dikonfirmasi mengaku, tak begitu tahu kalau banyak kendaraan yang mengalami kecelakaan saat melintasi jalan tersebut.

Baca: Pimpinan DPRD Sumsel Terima Aspirasi Driver Ojol, Dua Aplikator Bakal Dipanggil

"Pengendara itu yang tidak berhati-hati. Tanah saya sudah saya hibahkan satu meter untuk pembangunan badan jalan," katanya.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved