5 Bahan Berbahaya Ini Digunakan Sebagai Campuran Miras Oplosan, Penyebab Keracunan dan Kematian

Hanya berpikir tentang kesenangan, tapi tak sadar bahwa miras oplosan dapat merenggut nyawa.

5 Bahan Berbahaya Ini Digunakan Sebagai Campuran Miras Oplosan, Penyebab Keracunan dan Kematian

Keracunan aseton juga bisa terjadi ketika zat ini dihirup, ditelan, atau diserap melalui kulit.

Menurut penuturan dari dr. Rio Aditya dari KlikDokter, thinner (kandungan aseton) sangat cepat diserap oleh tubuh.

Idealnya tubuh dapat menyerap thinner dalam waktu 1 jam.

Meski demikian, apabila merasakan adanya gejala seperti sakit kepala, sulit berbicara, sulit bernapas, gangguan koordinasi, bahkan tak sadarkan diri, segera bawa diri ke unit gawat darurat.

3. Losion anti nyamuk

Efek losion anti nyamuk jika dikonsumi akan menyebabkan keluhan pencernaan hingga gangguan saraf dan pusing.

Hal ini akan sangat tergantung dari banyaknya losion yang tertelan.

Perawatan medis sangat dianjurkan untuk dilakukan untuk menghindari komplikasi yang mungkin timbul.

Repellent atau losion anti nyamuk digunakan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk.

Di dalamnya terkandung zat kimia seperti DEET, permetrin, dan picaridin.

DEET adalah bahan kimia aktif yang terdapat pada produk pembasmi serangga.

Jadi, jika bahan pembasmi serangga dijadikan sebagai bahan pencampur miras oplosan, dapat dibayangkan akibat yang bisa ditimbulkan, yaitu keracunan.

Jika losion anti nyamuk yang ‘diminum’ jumlahnya banyak, dianjurkan untuk segera ke rumah sakit untuk dilakukan aspirasi cairan lambung untuk membersihkan lambung dari cairan losion anti nyamuk yang masih tersisa di lambung.

4. Ginseng

Dalam pengobatan tradisional, ginseng merupakan tanaman herbal yang diyakini punya banyak khasiat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan dan diabetes.

Ginseng kaya akan asam folat, besi, mineral, serta enzim. Kandungan vitamin di dalam ginseng juga cukup beragam, seperti vitamin B1, B2, B12, dan C.

Ginseng yang sesungguhnya dan ‘ginseng’ kerap menjadi campuran miras oplosan atau menjadi kedok miras oplosan, tidak memberikan manfaat baik sama sekali.

Bahkan, ‘ginseng’ pada miras oplosan ini sama sekali tidak mengandung ginseng.

Dilansir dari laman Liputan6.com, Direktur Narkoba Polda Jabar, Kombes Enggar Pareanom menjelaskan bahwa komposisi ginseng racikan bermacam-macam.

Jenis yang populer adalah campuran dari air, alkohol 70 persen, pasta kue, dan beragam perasa sintetik seperti perasa jeruk, pisang, atau nangka.

Berdasarkan pengakuan dari salah seorang saksi yang pernah meminum miras ginseng, efeknya adalah pusing.

Selanjutnya peminum akan mengalami beberapa tahap keracunan, yang jika sudah sangat parah dapat mengakibatkan kematian.

5. Minuman berenergi

Umumnya, minuman berenergi yang mengandung kafein dikonsumsi tanpa dicampur apa pun.

Namun, terkadang ada juga yang dicampur dengan minuman beralkohol seperti jenis minuman populer jagerbomb (campuran antara merek alkohol dan minuman berenergi tertentu).

Sayangnya, tak banyak yang tahu bahwa mencampur minuman yang mengandung kafein dan minuman beralkohol dalam waktu yang bersamaan bisa berdampak buruk.

Karena banyak terjadi kasus keracunan karena campuran minuman ini, meminum keduanya dalam waktu bersamaan tidak dianjurkan.

Pengaruh kafein dari berbagai macam minuman berenergi memang punya komposisi yang berbeda.

Namun, kebanyakan mengandung kafein tinggi dan mungkin juga sudah ditambahkan zat lain seperti taurin, ginseng, dan vitamin B untuk menambah efek stimulan.

Sebetulnya kafein sendiri bila dikonsumsi tanpa alkohol merupakan zat yang relatif aman.

Namun, jika kafein yang dikonsumsi berlebihan dapat memiliki efek negatif seperti cemas, serangan panik, peningkatan tekanan darah, naiknya asam lambung, dan insomnia.

Dampaknya bisa semakin buruk jika Anda punya hipertensi atau mag.

Pada miras oplosan, mencampurkan minuman energi (termasuk yang jenis bubuk) dipercaya dapat mengurangi rasa pahit.

Gabungan keduanya bisa memungkinkan terjadinya gagal jantung, bahkan kematian.

Dikatakan oleh dr. Karin, minuman berenergi, minuman bersoda, ataupun obat-obatan yang dicampur dengan minuman keras dapat menyebabkan interaksi kimia yang dapat meningkatkan risiko keracunan.

Pada dasarnya konsumsi minuman beralkohol memberikan berbagai dampak negatif baik kesehatan fisik maupun mental, terutama dapat menyebabkan efek kecanduan.

Apalagi miras oplosan yang jelas-jelas mengandung berbagai bahan berbahaya yang tidak seharusnya dikonsumsi manusia, bisa berujung keracunan parah, kerusakan saraf mata, hingga kematian.

Pilihan terbaik, konsumsi minuman sehat yang dapat membawa kebaikan bagi tubuh.

Sumber: www.klikdokter.com

Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved