Roma Temukan Solusi Matikan Kebiasaan Barcelona

Eusebio di Fransesco melakukan beberapa perubahan di leg kedua menghadapi Barcelona.

Penulis: Refly Permana | Editor: Refly Permana
Ist
Eusebio di Francesco, pelatih AS Roma 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refly Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Roma menghentikan laju Barcelona di kompetisi Liga Champions Eropa lewat strategi jitu Eusebio di Ftansesco.

Pelatih yang dulunya pernah tercatat menjadi pemain Roma ini melakukan beberapa perubahan. Kehadiran Radja Nainggolan, meski belum sepenuhnya fit, boleh jadi dasar utama bagi di Fransesco menentukan starting line-up.

Boro-boro menambah daya gedor atau memainkan pemain yang memiliki naluri menyerang, di Fransesco justru menumpuk pemain di lini tengah. Formasi yang ia pasang, yakni 3-5-2, tidak seagresif di pertemuan pertama, dimana ia memasang formasi 4-3-3.

Nainggolan, Daniele de Rossi, dan Kevin Strootman menghiasi lini tengah Roma. Ketiganya didampingi Alessandro Florenzi di sayap kanan dan Alexander Kolarov di sisi sebaliknya.

Dua nama ini bermain di posisi berbeda ketika Roma takluk 4-1. Florenzi diplot sebagai penyerang sayap kanan, sementara Kolarov bermain di posisi aslinya, bek sayap kiri.

Lorenzo Pellegrini dan Bruno Peres gantian menjadi cadangan di leg kedua.

Sedangkan  Ernesto Valverde sama sekali tidak melakukan perubahan. Mantan entrenador Athletic Bilbao ini masih mempertahankan formasi andalannya, 4-4-2.

Dengan tiga gelandang bertipe petarung yang dimiliki Roma, Ivan Rakitic, Andreas Iniesta, Sergi Roberto, dan Sergio Busquets serta sesekali dibantu Messi yang biasa turun hingga ke lini kedua menjemput bola, sulit menguasai bola lama-lama.

Hasilnya, Barca yang biasa selalu mudah mempermainkan lawannya dengan ball possesion kini kesulitan mengembangkan permainan. Strategi di Francesco untuk secepatnya merebut bola dari kaki pemain-pemain tengah Barca berhasil.

Ini terlihat dari ball possesion, dimana tim asal Catalunya hanga unggul sedikit. Namun, dari jumlah tendangan, Roma unggul jauh. Terbukti, betapa efektifnya perjudian yang dilakukan di Fransesco kali ini.

Tidak menutup kemungkinan, apa yang sudah ia lakukan selanjutnya akan diterapkan oleh musuh-musuh Barcelona. Real Madrid, dalam laga el classico terakhir di musim ini, boleh jadi akan menerapkan aoa yang sudah dilakukan di Francesco.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved