Ditipu Saat Transaksi di Showroom, Pria Ini Berharap Mobil Jeep Wrangler Miliknya Dikembalikan  

Aksi penipuan dan pengelapan kembali lagi terjadi, kali ini dialami Sunadar (37) warga Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan SU I Palembang.

Ditipu Saat Transaksi di Showroom, Pria Ini Berharap Mobil Jeep Wrangler Miliknya Dikembalikan   
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Aksi penipuan dan pengelapan kembali lagi terjadi, kali ini dialami Sunadar (37) warga Jalan KH Wahid Hasyim Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Tak terima telah menjadi korban penipuan dan penggelapan yang dialaminya, Sunadar pun melaporkan ke Polresta Palembang, Minggu (8/4/2018).

Kepada petugas pengaduan Polresta Palembang, Sunadar menuturkan kejadian yang dialami terjadi pada Selasa (13/2/2018), sekira pukul 13 00 WIB di showroom mobil Jaya Motor di Jalan R Sukamto Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang.

Dimanam kejadian berawal saat terlapor AA (47) warga Jalan May Salim Batubara Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning Palembang datang ke Showroom (TKP-red) dengan maksud untuk membeli 1 unit mobil jenis Jeep Wrangler tahun 2011 warna hitam BG 1716 ZP secara kredit dengan harga disepakati sebesar Rp 620 juta.

Baca: Yakin Anaknya Dijaga Nenek Moyang, Ayah Korban Jatuh ke Sungai Selangis Percaya Sapri Masih Hidup

Kemudian terlapor AA memberikan uang muka sebesar Rp 200 juta. Lalu Sunadar memberikan mobil tersebut kepada terlapor dengan syarat kekurangan sisa adalah hutang.

Terlapor pun diharuskan memberikan cover giro sebanyak 23 lembar kepada PT Clipan Finance Indonesia TBK untuk membayar angsuran tersebut.

Baca: Dapat Petunjuk Sepulang Umroh, Tim Baladewa Hijrah Menjadi Pendukung  SMART Pada Pilwako Palembang

Pada tanggal 15 Maret 2018, Sunadar mendapatkan surat dari PT Clipan Finance Indonesia kalau pengajuan pembayaran terlapor ditolak karena terlapor belum memberikan 23 lembar cover giro yang dijanjikan.

"Saya sudah minta kembalikan mobil saya ke dia (AA-red) Pak, namun diulur ulur terus olehnya, untuk itulah pak terpaksa saya melaporkannya," ungkapnya kepada petugas SPKT Polresta Palembang.

Baca: Hujan Disertai Angin Kencang di Muba Telan Korban, Dua Warga Berteduh di Pondok Disambar Petir

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas Iptu Samsul membenarkan ada laporan korban tentang penipuan dan pengelapan.

"Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti," ungkap Samsul. (*).

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved