Batal Angkut Tanah, Sopir Ini Hendak Ditujah dan Ditembak Pemilik Dump Truk

Malang dialami Joni (30) warga Jalan Sungai Buaya, Kelurahan Sungai Buaya Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI ini.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Joni (30), ketika melapor ke Polresta Palembang, lantaran jadi korban mengancaman. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Malang dialami Joni (30) warga Jalan Sungai Buaya, Kelurahan Sungai Buaya Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI ini.

Pasalnya, Pria yang keseharian berprofesi sebagai sopir ini, harus dianiaya dan hendak ditujah bahkan ditembak oleh pemilik dump truk karena masalah sepela.

Dimana, saat itu Joni batal mengangkut tanah karena tempatnya tempat bongkar tanah tersebut tutup.

Tak terima diperlakukan demikian, korban Joni melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (5/4/2018).

Baca: Ini 6 Penyebab Cepat Rusaknya Motor Matic Akibat Pemakaian tak Tepat, Nomor 5 Dinilai Paling Tepat

Kepada petugas Joni menuturkan, kejadian yang dialaminya bermula ketika ia disuruh terlapor Mondet untuk mengambil tanah dengan mengunakan mobil dikawasan jalan Cempedak Raya RT 35 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang pada, Sabtu (31/3/2018) lalu.

Kemudian, setiba dilokasi tempat pembongkaran tanah tutup lalu dirinya pulang. Tetapi, ternyata terlapor tidak terima atas penjelasan dirinya bahwa tempat pembongkaran tanah sedang tutup.

"Lalu Monder pun memukuli kepala saya sebanyak tiga kali dengan tangan kosong dan memukul mata sebelah kanan saya," kata Joni dihadapan petugas.

Baca: Dianggap Cemari Lingkungan, Warga Keluhkan Tempat Penampungan Barang Rongsokan di Muaradua

Tak sampai disitu, lanjut Joni, terlapor Mondet yang sudah terbawah emosi mencabut senjata tajam jenis pisau dari balik pinggangnya sembari berkata 'kutujah kau'.

"Karena takut, saya lari meninggalkan di (Terlapor-red) tapi dia mencabut pistol dan berkata kutembak kau," kata Joni.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Polresta Palembang, Iptu Samsul, mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti. (*).

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved