Pemilihan Walikota Palembang
Akhor, Paslon Pilwako Nomor Urut 3 Tawarkan Program Kuliah Gratis
Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji (AKHOR) menawarkan program kuliah gratis kepada masyarakat Kota Palembang.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
Laporan wartawan sriwijaya post, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasangan Calon walikota dan wakil walikota Palembang dari jalur independen M Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji (AKHOR) menawarkan program kuliah gratis kepada masyarakat Kota Palembang.
"Setelah kita melakukan kampanye dialogis lebih dari sebulan, pendidikan ini menjadi salah satu curhatan warga," ungkap Cawako M Akbar Alfaro, Kamis (5/4/2018).
Akbar berjanji, jika ia diamanahkan masyarakat kota Palembang menjadi walikota, maka bidang pendidikan ini menjadi konsentrasi serius.
"Kita akan siapkan beasiswa kepada warga kota Palembang, setiap tahunnya minimal 5 orang setiap kecamatan mendapatkan beasiswa kuliah gratis," terang Akbar.
Menurut calon walikota termuda ini, peluang ini akan diberikan bagi warga berprestasi dan tidak mampu.
"Kita tidak akan batasi kuliahnya harus di Palembang, tapi boleh di kampus-kampus terbaik di negeri ini," kata paslon nomor urut 3 ini.
Sementara Cawako Hernoe Roesprijadji menambahkan program kuliah gratis ini akan disinergikan dengan semua stakeholder di Kota Palembang.
"Banyak perusahaan, pengusaha dan dermawan di Kota Palembang semuanya bisa kita ajak kerja sama untuk membangun SDM yang berkualitas di Palembang. Kuncinya adalah pemerintahan partisipatoris dimana setiap unsur bergerak bersama untuk membangun Palembang termasuk di dalamnya unsur pendidikan," ujarnya.
Pengamat pendidikan, Dr Arif Ardiansyah MPd mengapresiasi program yang ditawarkan pasangan AKHOR.
Menurut Dosen PGRI Palembang ini, program kuliah gratis bagi masyarakat tak mampu sangat bagus karena memang sudah menjadi kebutuhan dan memenuhi keinginan rakyat.
"Lumayan itu (kesempatan) kalo 5 orang setiap kecamatan kalikan saja berapa kecamatan yang ada," kata dosen asal PGRI.
Mantan jurnalis Tempo ini mengingatkan akan keberlanjutan program ini serta kriteria seperti apa yang bisa dapat program kuliah gratis sehingga tepat sasaran.
"Jangan lupa dana itu harus dicari sumber yang benar tidak hanya APBD. Karena bisa saja program ini tidak jalan karena DPRD tak setuju. Apalagi pasangan ini non partai. Saya yakin bisa jalan kalau kita mau melakukannya," katanya.
Ia pun menyarankan, jika nantinya terpilih agar pasangan yang mewakili koalisi rakyat ini membuka pendidikan-pendidikan yang sifatnya teknis dengan jangka waktu pendek D1 dan D2 sistem vokasi fokus kepada desain web, sablon dan lainnya.
"Atau sesuai kebutuhan di kota ini yang akan menuju kota jasa, sekolah laundri," pungkasnya. (Abdul Hafiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kampanye-akhor_20180405_185753.jpg)