Profil Kontestan Piala Dunia 2018

Andalkan Trio Eks La Liga, Arab Saudi Berharap Gapai Prestasi Lebih Baik

Kesekian kalinya, Arab Saudi menjadi peserta Piala Dunia. Namun, sejauh ini, sekedar lolos babak penyisihan grup belum bisa dilakukan.

Penulis: Refly Permana | Editor: Refly Permana
ist
Timnas Arab Saudi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refly Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Bersanding dengan tuan rumah Rusia, Arab Saudi bisa dikatakan timnas yang diprediksi menjadi juru kunci di grup A Piala Dunia 2018 nanti.

Dari prakiraan komposisi pemain, tak ada yang menonjol. Mesir misalnya, memiliki Mohammed Salah di saat skuat lain belum bisa dikatakan menyamai ketenaran pria berambut kribo tersebut. Sayangnya, hal ini tak dimiliki oleh skuat timnas Arab Saudi.

Paling tidak, harapan kecil diarahkan kepada trio pemain yang pernah bergabung di klub La Liga. Salem Al-Dawsari (Vilareal), Fahad Al-Muwallad (Levante), dan Yahya Al-Shehri (Leganes) akan menanggung beban lebih berat ketimbang rekan mereka yang lain.

Sayangnya, meski berada di klub yang liganya di atas level dari rekan lain, ketiganya tidak bisa dikatakan memperlihatkan aksi mentereng. Bahkan, ketiganya dikabarkan sudah dikembalikan ke liga domestik karena peminjaman tidak diperpanjang klub-klub La Liga.

Juan Antonio Pizzi, pelatih Arab Saudi, mencoba memadukan pemain senior dan junior di kompetisi nanti. Waleed Abdullah mungkin masih diandalkan menjadi kiper inti, di saat usianya kini sudah hampir 35 tahun.

Sedangkan untuk barisan pertahanan, jika acuannya laga uji coba terakhir melawan Belgia, Pizzi mengandalkan kuarter pemain yang usianya sudah di atas 30 tahun. Ada Harbi di posisi bek kiri dan Muath di bek kanan, sedangkan duo center back Hawsawi bersaudara menjadi pilihan utama.

Kecepatan dan stamina keempat pemain senior ini tentu masih sangat diharapkan bisa prima ketika menghadapi striker-striker haus gol seperti Edinson Cavani, Luis Suarez, atau Muhammad Salah.

Di barisan pemain tengah, barulah ada kombinasi tua muda. Kapten Jassim, yang sudah berusia 34 tahun, bersama Moghawi diharapkan menjadi mentor sempurna untuk Abdullah Ateef yang masih berusia 25 tahun.

Di posisi sayap, Dawsari dan Muwallad diharapkan bisa memaksimalkan kecepatan yang dimiliki untuk memberikan asupan bola matang kepada Al-Sahlawi, yang kemungkinan besar akan ditempatkan menjadi striker tunggal.

Komposisi ini diprediksi membuat Arab Saudi sulit bersaing di fase grup. Minimal, mereka bisa mendapatkan poin saja sudah bisa dikatakan hal yang membanggakan. Meski demikian, semangat, stamina, hingga tidak ada beban tentu wajib diwaspadai ketiga timnas yang ada di grup ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved