Panjatkan Doa dengan Bakar Uang, Ratusan Warga Keturunan Tionghoa Lakukan Ritual Ceng Beng

Ratusan warga keturunan Tionghoa di Palembang melakukan ritual Ceng beng di pemakaman leluhurnya, persiapan yang dilakukan

Panjatkan Doa dengan Bakar Uang, Ratusan Warga Keturunan Tionghoa Lakukan Ritual Ceng Beng
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Warga keturunan Tionghoa saat sedang berdoa di depan makam leluhurnya, Minggu (1/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ratusan warga keturunan Tionghoa di Palembang melakukan ritual Ceng beng di pemakaman leluhurnya, persiapan yang dilakukan pun beragam mulai dari membersihkan makan hingga cet ulang makam.

Setiap tahunnya ratusan warga keturunan Tionghoa yang beragama Budha dan agama lainyna termasuk warga keturunan yang beragama muslim ikut berziarah ke makam leluhur mereka.

Ini terlihat dari ramainya warga Tionghoa yang berbaur menjadi satu di kawasan perkuburan China di daerah Sukabangun.

Warga keturunan Tionghoa yang melakukan ziarah kubur biasanya membawa buah-buahan dan membakar uang China (palsu) yang melambangkan sebuah persembahan untuk leluhur dan keluarga mereka.

Pantauan Sripoku.com dilapangan, Minggu (1/4/2018) terlihat para warga Tionghoa sangat hikmat dalam mendoakan para leluhurnya, namun sayangnya hal ini sedikit terganggu karena kemacetan yang terjadi.

Baca: Udara di Kabin Mendadak Berkurang Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di SMB II Palembang

Lily, seorang warga keturunan Tionghoa mengatakan, bahwa ziarah kubur ini dilakukan setiap tahun dan persiapannya pun cukup panjang, mulai dari melipat uang palsu untuk dibakar.

"Ini sangat sakral, kita mendoakan leluhur yang ada disana dan mempersembahkan sebuah doa untuk mereka," jelasnya.

Baca: Sedih! Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Komering OKI, Menambah Jumlah Korban Selama 10 Hari

Cheng Beng yang memang dihelat mulai tanggal 30 dan puncaknya pada 5 April mendatang merupakan tradisi dan ritual ziarah makam leluhur bagi masyarakat keturunan Tionghoa.

Baca: Multi Talent, Gadis Asal Palembang Ini Pernah Wakili Indonesia ke Eropa & Tolak Masuk Managemen

Ceng Beng atau dalam bahasa Mandarin disebut dengan Qing Ming ini, dilaksanakan bersama keluarga besarnya, yang diawali dengan membersihkan kuburan leluhur, setelah itu diikuti dengan sembahyang pada lelulur dan terakhir kali membakar uang kertas untuk bekal leluhur dan keluarga yang sudah meninggal. (*)

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved