Sempat Laris Dipasaran, Sarden Merek ABC Masih Dijajakan Pedagang di Palembang

Pasca munculnya surat edaran yang dikeluarkan oleh Balai Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengenai ke 27

Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Reigan Riangga
Sripoku.com/Rangga Efrizal
Berbagai merek jenis sarden kaleng yang masih beredar dipasaran. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca munculnya surat edaran yang dikeluarkan oleh Balai Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengenai ke 27 merek Ikan kaleng jenis makarel yang mengandung cacing.

Pantauan Sripo dibeberapa tempat seperti toko kelontong dan minimarket yang ada di bilangan R Sukamto dan Sekip Kota Palembang, masih terdapat beberapa tempat yang masih menjual makanan cepat saji tersebut.

Seperti halnya Ana (49) di toko tempat ia berjualan masih menjual salah satu merek makarel yang sudah dilarang tersebut. Hal ini dikarenakan ketidaktahuan dirinya pada surat edaran tersebut.

"Belum tau, saya justru taunya hanya tiga merek. Saya juga baru tau kalau sarden ABC masuk dalam salah satu yang dilarang. Padahal ABC merupakan salah satu merek yang banyak dicari oleh pembeli," ungkapnya.

Sama halnya Ana (Nama samaran), salah satu pemilik minimarket dibilangan Sekip Palembang, mengakui bahwa ia mengetahui perihal 27 merek sarden yang terindikasi cacing.

“Iya saya tahu 27 jenis sarden itu lewat televisi dan Media Sosial (Medsos),” katanya.

Saat ditanya mengenai kenapa masih menjual sarden tersebut, dirinya mengaku sarden tersebut masih diminati masyarakat salah satunya sarden jenis ABC.

Baca: Beredar Sarden Mengandung Cacing, Warga Diminta Tenang & Waspada Terhadap Produk Tak Layak Edar

“Kemarin kan sudah diumumkan oleh BPOM tiga nama sarden dulu yang ada cacingnya tetapi minat masyarakat masih lumayan tinggi membeli sarden.

Tapi, kalau sekarang sudah mulai berkurang agak sepi setelah diungkpan 27 sarden ini,” ujarnya.

Selain itu, dirinya belum akan menarik sarden dari minimarket yang dijualnya karena belum ada pemberitahuan dari pihak produsen mengenai penarikan sarden tersebut.

Baca: Waspada ! Ini 27 Merek Sarden Makarel yang Positif Ditemukan Cacing Parasit oleh BPOM RI

“Belum, kalau ada pemberitahuan penarikan belum akan ditarik. Kalau sudah ada pemberitahuan baru akan kami tarik barangnya,” jelasnya.

Adapun beberapa harga sarden yang ditemukan di minimarket yang masih dijual seperti jenis King Fisher 155g dengan harga Rp 9000, Maya 155g Rp 9000, Maya 435g Rp 18.300, Abc 425g Rp 18.900, dan Abc 155g Rp 8.900.

Sebelumya, 27 merk tersebut yakni ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, Dr Fish, dan Farmer Jack. Sarden kaleng Fiesta seafood, Gaga, Hoki, Hosen, IO, Jojo, King Fisher, LSC, Maya, Nago atau Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TLC serta sarden kaleng TSC. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved