Sulit Tidur

Selain insomnia, Ini Gangguan Tidur "Baru" Bernama Orthosomnia

Selain insomnia, kini ada gangguan tidur lagi yang tergolong baru. Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine

Selain insomnia, Ini Gangguan Tidur
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Selain insomnia, kini ada gangguan tidur lagi yang tergolong baru.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine menyebut, gangguan tidur baru tersebut benama orthosomnia.

Berita Lainnya:  Sering Mengalami Sulit Tidur? Tak Perlu Obat, Cukup Dengan Konsumsi Buah Ini

Gangguan tidur ini terjadi pada orang-orang yang terlalu terbobsesi dengan hasil pelacak tidur dan kebugaran.

Mereka terlalu terobsesi mendapatkan tidur sempurna, sehingga berdampak buruk pada diri mereka sendiri.

“Penggunaan alat pelacak tidur meningkat dengan cepat dan mendorong orang memiliki kesempatan melacak pola tidur mereka,” ungkap salah satu peneliti yang dikutip oleh The Independent.

Peningkatan ini terjadi karena orang-orang yang mengalami insmonia mencari cara untuk pengobatan.

Mereka mengandalkan data dari pelacak tidur dan mengejar "hasil positif".

Sayangnya, keberadaan alat pelacak tersebut justru berdampak sebaliknya untuk orang-orang yang tidak memiliki gangguan tidur.

Mereka meyakinkan diri sendiri, bahwa mereka menderita gangguan tidur, padahal tidak. Akibatnya, mereka "hanya" menjadi terobsesi untuk mendapatkan tidur yang "sempurna".

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved