Banyak Kerugian, Bupati Syahril Usulkan Kabupaten Empatlawang Kembali Menjadi Daerah Tertinggal

Syahril mengharapkan dalam menyampaikan data harus benar- benar akurat dan jangan sampai untuk menginginkan suatu

Banyak Kerugian, Bupati Syahril Usulkan Kabupaten Empatlawang Kembali Menjadi Daerah Tertinggal
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Bupati Empatlawang, Syahril Hanafiah saat membuka musrenbag di gedung serba guna, Selasa (27/3/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG - Bupati Empatlawang, H Syahril Hanafiah menghadiri Musrenbag RKPD Kabupaten Empatlawang 2018, di gedung serbaguna Pemkab Empatlawang, Selasa (27/3/2018)

Pada sambutanya dalam Musrenbang ini, Syahril mengharapkan dalam menyampaikan data harus benar- benar akurat dan jangan sampai untuk menginginkan suatu capaiaan membuat data yang tidak tepat, akibatnya bisa fatal.

"Pada acara Musrenbang ini saya harapkan kita benar- benar mencurahkan semua pemikiran dan tenaga untuk menghasilkan data Musrenbag yang akurat," ungkapnya.

Ia mengatakan, hal yang tak kalah penting dalam menyampaikan data yang akurat, dirinya menggaris bawahi, jangan menginginkan suatu capaiaan membuat data yang tidak akurat, akibatnya bisa fatal dan penentu kebijakan bisa salah dalam mengambil kebijakan.

"Jadi perkembangan data kita itu kurang, seharusnya kami ini masih sangat perlu dibantu lantaran masih sangat miskin data, tapi kami sudah keluar daerah miskin. Namun, fakta dilapangan kami sangat memerlukan bantuan, oleh karena itu sekalilagi kami mintakan lagi data, agar penetu kebijakan tidak salah mengambil kebijakan," ungkap Syahril dihadapan tamu undangan yang hadir.

Ditambahkan Syahril, fakta dilapangan Kabupaten Empatlawang masih daerah tertinggal.

"Kita pernah mengusulkan untuk kembali ke daerah tertinggal. Kerugian kita banyak bantuan tidak dapat lagi karena kita sudah tidak lagi tertinggal, kita tidak lagi status daerah tertinggal sekitar tahun 2013 lalu," ungkap Syahril. (*)

Penulis: Awijaya
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved