Pemilihan Walikota Palembang

Jelang Debat Publik, Paslon Wako Pagaralam Lebih Pilih Kumpul Keluarga Dibandingkan Ini

Banyak hal yang dilakukan setiap Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam jelang gelaran Debat Publik

Jelang Debat Publik, Paslon Wako Pagaralam Lebih Pilih Kumpul Keluarga Dibandingkan Ini
SRIWIJAYA POST
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam Nomor Urut 4 Novirzah-Suharindi. Ist 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Banyak hal yang dilakukan setiap Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam jelang gelaran Debat Publik pada tanggal 27 Maret mendatang.

Seperti yang dilakukan Paslon nomor urut 4 yang maju dari jalir perseorangan (Independen) Novirzah Djazuli dan Suharindi.

Jelang debat publik paslon ini sudah siap mengikuti pelaksanaan debat publik tahap pertama yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam pada Hari Selasa tanggal 27 Maret mendatang.

Baca: Paslon Wako Pagaralam Ini tak Lakukan Persiapan Khusus Hadapi Debat Publik, Ini Alasannya

Bahkan ia mengaku, pihaknya juga tidak melakukan persiapan persiapan khusus jelang debat nanti.

"Saya dan pasangan saya bapak Suharindi tidak ada persiapan khusus untuk Debat Publik nanti.

Pasalnya apa saja yang akan dibahas di debat publik nanti hanya seputar Visi dan Misi. Bahkan kami sudah bahas tentang visi dan misi sebelum awal pencalon," ujarnya saat dihubungi Sripoku.com, Minggu (25/3/2018).

Bahkan paslon ini masih tetap menjalankan beberapa agenda kampanye ataupun pertemuan dengan masyarakat.

Baca: Catat Waktu & Bisa Ditonton di Live Streaming, KPU Pagaralam Terus Sosialisasikan Debat Publik

"Mungkin kalau persiapan khusus tidak adan namun saya lebih pilih lebih ke kumpul dengan keluarga besar.

Karena keluarga merupakan pemberi semangat dalam saya menjalankan kegiatan dalam pencalonan ini," kata calon Walikota ini.

Ditanya soal dampak dan pengaruh ke masyarakat soal debat paslon nanti pihaknya menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.

"Karena debat merupakan pendalaman Visi dan Misi masing-masing paslon yang nantinya akan menjadi bahan pertimbang masyarakat untuk menentukan pilihan mereka.

Jadi setelah debat ini masyarakat akan bisa tahu apa saja yang akan dilakukan paslon kedepan," ujarnya. (*)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved