Lagi Tren, Mungkinkah Motor Lawas Diproduksi Kembali?

Tren sepeda motor zaman dulu dianggap tengah mewabah di Indonesia. Efeknya mulai banyak pemilik motor yang memodifikasi tunggangannya ke bentuk

torque.com.sg
Honda Super Cub. 

SRIPOKU.COM, Jakarta - Tren sepeda motor zaman dulu dianggap tengah mewabah di Indonesia. Efeknya mulai banyak pemilik motor yang memodifikasi tunggangannya ke bentuk motor jadul. Motor-motor jadul yang masih dalam kondisi asli juga menjadi incaran. Tak jarang ada yang berani membayar mahal, seperti yang dilakukan salah satu pembeli Honda Astrea Grand edisi tahun 1991 belum lama ini.

Berita Lainnya:  Originalitas Tinggi Justru Bikin Harga Melambung, Motor Lawas Sebaiknya Jangan Dimodifikasi

Yamaha merupakan salah satu pabrikan yang beberapa produk jadulnya juga menjadi buruan, salah satunya RX-King. Meski demikian, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) enggan menjadikan tren tersebut sebagai acuan untuk memproduksi kembali produk jadulnya.

General Manager Marketing YIMM Eddy Ang menyatakan peraturan terkait emisi gas buang kini sudah berubah. Perubahan itulah yang menjadi penghambat bagi pabrikan untuk memproduksi ulang motor jadul. Menurut Eddy, motor-motor jadul Yamaha hampir seluruhnya bermesin 2-Tak. Karbon pada emisi gas buang mesin 2-Tak dianggap tidak memenuhi acuan EURO III.

"Secara pabrikan rasanya sulit (memproduksi ulang) karena regulasi emisi sudah berubah. Bisa saja (diproduksi ulang), tapi apakah vintage akan menjadi virus yang mewabah? Kami masih mengamati," kata Eddy kepada Kompas.com, Kamis (15/3/2018).

Pabrikan yang bisa dianggap sudah merespons dengan baik tren motor jadul adalah Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Pada November 2017, KMI meluncurkan W175, motor sport "naked" yang mengusung tema retro.

KMI menyatakan peluncuran W175 dilatarbelakangi ramainya pasar motor retro di Indonesia dan banyaknya konsumen yang memodifikasi motornya bergaya retro. Belum genap sebulan diluncurkan, KMI menyatakan pemesanan W175 melampaui ekspektasi.

"Nggak nyangka. Angka yang masuk di diler-diler sudah sampai 1.500-an unit. Mungkin karena kami membuka segmen baru di segmen harga Rp 30 jutaan, jadi peminatnya cukup baik," kata Deputy Head Sales and Promotion Department KMI Michael Candra Tanadhi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Astra Honda Motor (AHM) menyatakan kecil peluang untuk memproduksi atau menjual motor baru bergaya jadul. Walaupun AHM sebenarnya punya modal Honda Super Cub generasi terbaru yang sudah diproduksi Honda Corporation di Jepang pada Oktober 2017.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menganggap konsumen dari pasar motor jadul di Indonesia tidak besar. Apalagi untuk motor jadul berjenis bebek. Faktor itu yang membuat AHM sedikit ragu memasarkan Super Cub di Tanah Air.

"Konsumen zaman sekarang ini tahunya skutik," ujar Loman.

Penulis: Alsadad Rudi

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://otomotif.kompas.com/ dengan Judul:
Lagi Tren, Mungkinkah Motor Jadul Diproduksi Kembali?

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved