Peran Penting Pers Dalam Membangun Desa, Wartawan Bukan Semut Gatal

Peran penting pers dalam membangun desa sangat membantu sekali dalam mengenalkan potensi desa

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Penandatangan nota kesepahaman antara PWI Muba dan Asosiasi Perangkat Desa Selurih Indonesia (Apdesi) Muba. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Peran penting pers dalam membangun desa sangat membantu sekali dalam mengenalkan potensi desa dan daerah saat ini.

Oleh karena itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar seminar sehari Peran Pers di Desa, yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita Perjuangan, Kamis (15/3/18).

Ketuap PWI Sumsel, Oktaf Riady, mengatakan bahwa saat ini peran Pers saat ini sudah sangat baik sekali, apalagi ditengah perkembangan zaman era globalisasi kini.

Maka dari itu, peran pers harus bisa dimanfaatkan dalam mempromosikan suatu daerah.

"Setiap desa harus bisa memanfaatkan peran penting pers untuk membangun desa.

Jadi jangan menganggap pers sebagai semut gatal, manfaatkan medianya untuk meningkatkan promosi suatu daerah,"Kata Oktaf, Kamis (15/3/18).

Selain itu, pihaknya sangat menyayangkan terhadap pers yang membuat berita tanpa adanya konfirmasi baik media cetak maupun media online.

"Kita PWI Sumsel tidak akan membela waratawan yang membuat berita tanpa adanya konfirmasi, namun apabila waratawan tersebut membuat berita dengan konfirmasi terlebih dahulu maka kita PWI akan melindungi wartawan tersebut,"jelasnya.

Sementara, Asisten I Setda Muba, H Rusli, mengatakan peran penting pers sangat membantu sekali dalam membangun pemerintahan, oleh karena itu bagi Kepala Desa maupun Kepala OPD apabila ada teman-teman wartawan yang datang kepada kita, kita haruslah menananmakan energi negatif.

"Saya sampaikan sebelumnya mohon maaf, kedatangan wartawan atau pers bukan untuk mengutik-mengutik kinerja apabila mengenai masalah uang.

Oleh karena itu berfikir positif kepada wartawan sangat perlu,"ungkapnya.

Kepada OPD dan Kepala Desa, apabila kita bertugas sesuai undang-undang jadi jangan takut lagi, selain itu wartawan saat ini sudah profesional.

"Kami mengajak khususnya pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, mari kita bangun sinergritas dengan pers ini sesuai tugas pokok dan fungsi,"ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved