Originalitas Tinggi Justru Bikin Harga Melambung, Motor Lawas Sebaiknya Jangan Dimodifikasi

Bagi sebagian pengendara memodifikasi kendaraan bermotor kerap dianggap mengubah

Kompas.com
Kendaraan Motor Supe Cup 700 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bagi sebagian pengendara memodifikasi kendaraan bermotor kerap dianggap mengubah emage dari si pemilik, karena memiliki karakter yang dianggap beda dari yang lain.

Meski demikian, dari modifikasi kendaraan terumata motor-motor lawasa, justru tidak menambah nilai jual dari motor tersebut.

Justru, kendaraan yang memiliki nilai originalitas tinggi atau tidak mengubah bentuk awal semakin membuat harga motor lawas tersebut semakin melambung, karena tidak bisa dilepaskan dari kondisi serta mencerminkan nilai jual.

Sebenarnya, hukum ekonomi berlaku juga, ada faktor supply and demand di sini.

Seperti dikutip Sripoku.com dari KompasOtomotif, jika motor lawas yang dimiliki memang langka dan digemari satu atau lebih dari berbagai kalangan, bisa dipastikan harganya akan mahal. Lebih mahal lagi kalau kondisinya dalam situasi prima, maksudnya punya level originalitas tinggi.

Maiyudi alias Negro, pemilik bengkel modifikasi Clacustique yang bermarkas di Tanah Baru, Depok, berbagi pendapat soal ini.

Menurut Negro, motor lama yang bisa tergolong antik dan legendaris justru lebih bernilai tinggi jika dalam kondisi bentuk standar.

Beberapa model lawas itu, disebut Negro, Honda 70 Supercub, Super 800, Yamaha RX King atau Vespa bermesin 2-tak generasi lawas. Setiap model motor ini, kata Negro, mempunyai masa jayanya masing-masing.

Biasanya, dengan wujud standar, memoribilia dan keterikatan historis akan terbagun bagi yang punya pengalaman di kala muda sehingga mampu memicu nilai jual.

" Motor lawas yang seperti itu nilai jualnya naik justru kalau standar. Jadi, modifikasi yang dilakukan justru menggunakan suku cadang original pabrik, tepatnya restorasi full. Jadi tampilannya seperti baru keluar dari pabrik," kata Negro, Selasa (16/1/2018).

Bagi yang memang berminat melakukan restorasi motor model-model lama, dibutuhkan kesabaran ekstra. Pasalnya, komponen dan suku cadang otomatis langka dan dibutuhkan waktu untuk menemukan yang original.

Kalau urusan tampilan, opsi pengecatan ulang atau body detailing bisa dipilih untuk mengembalikan kilap.

"Jadi cari suku cadang originalnya. Akan lebuh bagus kalau ditambahin sedikit chrome. Tapi yang terpenting jangan diubah bentuknya," ucap Negro. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Punya Motor Lawas, Baiknya Jangan Ubah Bentuk", https://otomotif.kompas.com/read/2018/01/17/170300115/punya-motor-lawas-baiknya-jangan-ubah-bentuk.
Penulis : Alsadad Rudi

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved