KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Dukung Polri Berantas Pelaku Hoax

Koti (Komando Inti) Mahatidana Pemuda Pancasila turut menyatakan dua pernyataan sikapnya.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Komandan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Sumsel, M. Zulfikar, bersalam komando dengan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dalam rangka turut serta mendukung deklarasi Stop Hoax, isu SARA, ujaran kebencian, fitnah dan berita bohong, Koti (Komando Inti) Mahatidana Pemuda Pancasila menyatakan dua pernyataan sikapnya.

"Sebagai elemen pemuda, Koti Mahatidana Pemuda Pancasila yang ikut dalam deklarasi yang diselenggarakan di Halaman Polresta Palembang, kita menyampaikan dua pernyataan sikap," ungkap Komandan Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Provinsi Sumsel, M. Zulfikar, didampingi Sekretaris KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Sumsel, Novriansyah, dan seluruh pengurus, Senin (12/3/2018).

Pernyataan sikap itu yakni, yang pertama Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Sumsel mendukung Polri dalam memberantas pelaku hoax dan hate speech.

Yang kedua, menyangkal berita hoax atau berita yang tidak mempunyai sumber yang jelas.

Sementara terkait penyerangan dan pengrusakan rumah Ibadah Gereja Katholik Paroki Ratu Rosario Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Sumsel juga menyatakan pernyataan sikapnya.

===

"Yang pertama, KOTI menyesalkan kejadian ini.”

“Koti siap bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama.”

“Menolak segala bentuk tindakan kekerasan intoleransi.”

“Siap bekerjasama dengan kepolisian dan pihak terkait dalam hal mencegah gangguan dan ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan atau konflik di masyarakat.”

“Koti juga meminta pihak berwajib untuk menangkap pelaku," kata Zulfikar.

Sesuai arahan MPW (Majelis Pempinan Wilayah) Pemuda Pancasila Sumsel, M. Yansuri SIP, bahwa KOTI Mahatidana siap menjaga, mengawal, mengamankan ulama dan tokoh agama lainnya.

===

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved