Hujan Guyur Kota Pagaralam, Warga Dihimbau tidak Mendekati Bibir Sungai
"Ini belum terlalu daras dan besar dek, dulu pernah pemandian umum kami ini tenggelam dan hanyut terbawa arus," katanya.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Beberapa hari belakangan ini hujan terus mengguyur Kota Pagaralam dari pagi sampai malam hari.
Kondisi membuat warga tidak bisa beraktivitas diluar rumah. Parahnya lagi akibat hujan terus terjadi sejumlah sungai di Pagaralam saat ini membesar.
Akibat kondisi tersebut pihak Pos SAR dan Badan Penenggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mendekati kawasan sungai. Bahkan warga dihimbau untuk tidak mendekati bibir sungai sekalipun.
Dikhawatirkan terjadi banjir bandang di sejumlah sungai seperti sungai Lematang dan Sungai Selangis. Pasalnya dua sungai tersebut sering terjadi bandang secara tiba-tiba.
Pantauan sripoku.com, Minggu (11/3/2018) di Sungai Selangis tepatnya di Dusun Lembah Serunting kondisi air sungai sangat deras.
Bahkan debit air sudah meningkat, hal ini tampak dari tempat pemandian umum warga yang sudah dimasuki air sungai.
Samudin (40) salah satu warga mengatakan, bahwa saat ini kondisi air sungai sudah membesar. Untuk itu saat ini warga terutama anak-anak dilarang mandi ditepi sungai.
"Airnya sudah sangat keruh pak, ini menandakan debit air sungai bertambah. Untuk itu anak-anak kita larang untuk mendekati sungai sekalipun di pemandian umum yang ada ditepi sungai Selangis ini," ujarnya.
Dikatakan Samudin, kondisi air sungai ini belum terlalu besar.
Kondisi Sungai Selangis tersebut pernah lebih besar dari sekarang. Bahkan ketinggian air mencapai tiga meter.
"Ini belum terlalu daras dan besar dek, dulu pernah pemandian umum kami ini tenggelam dan hanyut terbawa arus," katanya.
Kepala BPBD Kota Pagaralam, Harawadi mengatakan, pihaknya bersama Pos SAR telah mengimbau masyarakat terutama yang ada dibantaran sungai untuk tidak mendakati sungai sampai kondisi arus dan debit air kembali normal.
"Saat ini arus sungai sedang tidak stabil bahkan cenderung deras dan berbahaya. Untuk itu kami harapkan masyarakat tidak mendekati sungai," imbaunya.(one)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sungai-selangis_20180311_192320.jpg)