Dibayar per Jam Sekaligus Dapat Banyak Wawasan

Bertempat di CO Working Space VSE, Victory Sriwijaya Education (VSE) kembali mengadakan kegiatan "Presentation and Discussion"

Penulis: wartawan | Editor: pairat
istimewa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Bertempat di CO Working Space VSE, Victory Sriwijaya Education (VSE) kembali mengadakan kegiatan "Presentation and Discussion" (10/03/2018).

Jika di acara sebelumnya mengundang seorang Translator untuk menjadi pemateri, kali ini giliran seorang Interpreter yang dihadirkan sebagai seorang pembicara.

Narasumber yang didatangkan ialah Sri Maryati, seorang Interpreter yang bekerja di Dinas Pemerintah Kota Palembang.

Ibu tiga orang anak ini merupakan seorang interpreter kepercayaan walikota Palembang ketika penerimaan kunjungan tamu asing.

seminar
seminar (istimewa)

Sri mengungkapkan jika menjadi seorang interpreter itu berbeda dengan menjadi seorang translator, karena interpreter mesti menerjemahkan dua bahasa sekaligus pada saat acara berlangsung, sedangkan translator hanya menerjemahkan satu bahasa saja.

"Nerjemahinnya pada saat acara berlangsung (on the spot), selain itu interpreter dibayar per jam sedangkan translator dibayar per lembar kertas," Ungkapnya

Ia juga mengatakan bahwa selama menjadi interpreter, penting sekali bagi kita untuk mendalami tema yang akan dibicarakan sebelum acara tersebut berlangsung.

Baca:

Buka-bukaan, Ini Jawaban Deddy Corbuzier Soal Keluarnya Chika Jessica dan Video Artis Alay Miliknya

Dulu Gemuk, Siapa Sangka Olahraga ini yang Buat Bentuk Tubuh Okky Lukman jadi Langsing

"Misalnya bahasannya tentang IT, sehari dua hari sebelum acara berlangsung kita searching dulu di internet untuk study literature, itu juga bisa menambah wawasan kita," Ujarnya

Lilis, salah seorang peserta, mengatakan jika dirinya sudah tiga kali mengikuti acara VSE, ia tertarik untuk datang karena jarang sekali ada seminar yang membahas tentang pofesi Interpreter.

"Untuk tema hari ini, aku nemuin bahwa untuk jadi seorang intrepeter itu gak harus dengan latar belakang pendidikan bahasa inggris tapi punya kesempatan besar buat semua jurusan yang ada," pungkasnya (DIMAS/LIMASS)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved