Tunggakan Listrik Sriwijaya Promotion Center Capai Rp 389 Juta

Selain tunggakan, permasalahan lainnya yakni pembenahan gedung SPC itu sendiri.

Penulis: Wahyu Kurniawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Kabid Statistik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumsel, RM Fauzi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya Promotion Center (SPC) yang bakal digunakan sebagai Media Center pada penyelenggaraan Asian Games masih menyimpan sebuah permasalahan yakni tunggakan listrik sebesar Rp 389 juta.

Kabid Statistik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumsel, RM Fauzi, mengakui hal tersebut.

Dikatakannya, pihaknya telah lama meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk melunasi tunggakan tersebut. Namun, sampai saat ini belum juga dilakukan.

Menurutnya, pembayaran tersebut tidak dapat dilakukan Pemprov Sumsel karena gedung tersebut merupakan di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengingat sebelumnya digunakan sebagai kantor Satpol PP Palembang dan Dinas Pariwisata Palembang.

Ia mengakui permasalahan ini sudah juga sudah disampaikan kepada Inasgoc.

Namun Inasgoc juga enggan membayar tunggakan karena pemakaian SPC itu digunakan oleh Pemkot Palembang, kecuali jika pada saat penyelenggaraan Asian Games mendatang.

"Jadi kami terus mendesak agar tunggakan ini segera diselesaikan mengingat tinggal berapa bulan lagi pelaksanaan Asian Games," jelas RM Fauzi di Kantor Diskominfo Sumsel, Selasa (27/2/2018).

Selain tunggakan, permasalahan lainnya yakni pembenahan gedung SPC itu sendiri.

Ia menilai pembenahan ini sangat lambat, padahal dari tahun 2017 pihaknya telah mengingatkan agar segera dibenahi.

"Kami minta semua pembenahan baik pembayaran tunggakan harus selesai pada April mendatang, karena nantinya akan dilakukan branding di gedung tersebut," ujarnya.

Nantinya, lanjut Fauzi, SPC ini digunakan sebagai Media Center baik wartawan media internasional, nasional maupun lokal.

Ia juga mengaku nantinya pihaknya juga akan menyiapkan mobil khusus seperti mobil golf bagi para wartawan yang akan meliput Asian Games mengingat kawasan Jakabaring Sport City (JSC) harus bebas dari asap.

Sejauh ini, sambung Fauzi, wartawan yang sudah mengkonfirmasi hadir untuk meliput yakni sebanyak 2 ribu wartawan internasional.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved