Konsep Modernisasi Agama

Mencermati Konsep-konsep Modernisasi Agama

Adalah suatu kenyataan sejarah bahwa ummat Islam di Indonesia sejak dulu menganut Madzhab Syafi'i dalam masalah Fiqih.

Mencermati Konsep-konsep Modernisasi Agama
ist
Drs. H. Syarifuddin Ya'cub MHI

Sumber gerakan faham modernisasi agama itu adalah seorang ulama Islam di Damsyik, Siria bernama Ibnu Taimiyah (Wafat 724 H).

Faham Ibnu Taimiyah ini disebarluaskan oleh muridnya Ibnu Qayim al Jauzi, pengarang kitab "Zadul Ma'ad" (wafat 751 H).

Faham yang beliau anut dan kembangkan tidak mendapat sambutan baik di Siria maupun di Mesir, karena banyak yang bertentangan dengan fatwa-fatwa ulama yang lazim dipakai ketika itu.

Namun 500 tahun kemudian faham Ibnu Taimiyah itu disambut oleh Muhammad bin Abdul wahab, pembangun gerakan wahabi (wafat 1206 H) di Gurun pasir tanah Arab.

Pelajaran Ibnu Taimiyah kemudian disambut pula oleh ulama Mesir Syikh Muhammad Abduh (lahir 1849 M dan wafat 1905 M).

Dengan perantaraan muridnya Muhammad Rasyid Ridha (wafat 1935 M) faham Ibnu Taimiyah disiarkan ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia melalui majallah "Al Manar".

Turut andil pula dalam gerakan modernisasi agama ini, seorang ulama Afganistan bernama Sayid Jamaluddin Al Afgani (wafat 1897 M) guru dari Syeikh Muhammad Abduh, beliau seorang "pemimpin politik" penganut faham syi'ah. (Zuhrul Islam, Vol.I.,hlm.191).

Ada yang menamakan gerakan modernisasi ini dengan "gerakan salaf" yaitu gerakan yang bertujuan menghidupkan kembali cara-cara salaf, yaitu cara yang dilakukan oleh Nabi dan Sahabat-sahabat serta Tabi'in.

Tujuan gerakan ini hendak memerangi taqlid, bid'ah, khurafat dan juga akan memerangi madzhab-madzhab. Sumber ajaran gerakan ini adalah Ibnu Taimiyah.

Tokoh-tokoh gerakan modernisasi agama ini; 1.Ibnu Taimiyah (wafat :1328 M), 2. Muhammad bin Abdul Wahab (wafat: 1787 M),3. Sayid jamaluddin (wafat:1897 M),4. Sir Sayid Ahmad Khan (wafat 1898 M), 5. Syeikh Muhammad Abduh (wafat: 1905 M), 6. Mirza Ghulam Ahmad (wafat:1908 M), 7. Mustafa Kemal Atta- turk (wafat: 1938 M), 8. Ir.Sukarno (wafat: 1969). Ibnu Taimiyah bernama Ahmad Taqiyuddin, Abdul Abbas bin Syihabuddin, Abu Mahasin Abd. Halim bin Majduddin, Abil Barakat abdissalam bin Abi Muhammad Abdillah bin Abi Utsman al Khadar, bin Muhammad bin Al Khadar bin Ali bin abdillah. Kemudian masyhur dengan nama Ibnu Taimiyah lahir di desa Heran sebuah desa kecil di Palestina, tanggal 10 Rabi’ul Awal tahun 661 H.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved