Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Bakal Bangun Kolam Retensi RSMH Seluas 7000 Ha

am retensi ini dibangun di atas lahan hibah dari RSMH," sehingga prosea pembangunannya tergolong cepat. "Kami prioritaskan pe

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Bakal Bangun Kolam Retensi RSMH Seluas 7000 Ha
SRIPOKU.COM/ZAINI
banjir di palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Untuk mengatasi banjir di kawasan Rumah Sakit Mohammad Husien (RSMH), Pemerintah Kota Palembang segera membangun kolam retensi seluar 7000 sampai 8000 meter persegi.

Pembangunan akan dilakukan mulai April nanti, karena saat ini masih dalam proses lelng.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Bastari Yusak, Selasa (27/2) mengatakan, pembangunan kolam retensi ini menggunakan dana APBD murni sebesar Rp 2 miliar.

"Kapasitas kolam retensi ini diperkirakan mampu menampung debit air 21.000 liter, dengan kedalam tiga meter.

Sehingga genangan saat hujan turun tidak terlau lama dan tinggi genangan juga bisa diminimalisir," ujarnya.

Bastari mengatakan, kolam retensi ini dibangun di atas lahan hibah dari RSMH," sehingga prosea pembangunannya tergolong cepat.

"Kami prioritaskan pembangunan yang lahannya sudah siap dulu. Kolam retensi RSMH ini lahannya sudah siap dan tidak perlu ada pembebasan lahan lagi," ujarnya.

Bastari mengungkapkan, sebenarnya banyak titik yang perlu dibangun kolam retenai ini karena kebutuhan kolam retensi ini mencapai 59, tetapi yang ada sekarang hanya 28 kolam retensi.

"Kendalanya adalah lahan, sulit untuk melakukan pembebasan lahan, apalagi lahan yang sudah jadi perumahan, jadi kami prioritaskan memang yang sudah siap lahan," ujarnya.

Pembangunan kolam rentensi yang memakan waktu 6 bulan lamanya ini diharapkan mampu mengurangi genangan air di seputaran RSMH.

"Diperkiran, kolam retensi ini akan selesai pada Oktober nanti," ujarnya.

Dengan di bangunnya satu lagi kolam rentensi ini, itu artinya palembang sampai saat ini sudah memiliki sebanyak 28 kolam retensi.

"Selain itu, ada juga pembangunan kolam retensi di Brimod yang menggunakan dana APBN," ujarnya.

Namun sangat disayangkan dengan terbatasnya anggaran kolam retensi yang akan di bangun oleh Pemerintah Kota Palembang belum dilengkapi dengan pompa air.

"Idealnya kolam retensi itu harus ada pompanya karena keterbatasan anggaran, kami baru membangun kolam retensi saja dulu," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved