SFC Update
Pengalaman Kiper Sriwijaya FC Sandy Firmansyah Bisa Diandalkan
Pernyataan Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan akan memberikan kesempatan kepada pemain yang jarang diturnkan di Piala Gubernur Kaltim 2018,
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Bedjo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pernyataan Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan akan memberikan kesempatan kepada pemain yang jarang diturnkan di Piala Gubernur Kaltim 2018, dibuktikan dengan memainkan kiper ketiga Dikri Yusron saat meladeni Persiba Sabtu (24/2). Padahal kiper utama Teja Pakualam tengah dalam puncak performa.
Berita Lainnya: RD Paksa Kiper Teja Pakualam dkk Terima Hujan Penalti, Jelang Hadapi Arema Indonesia
Selain melakukan rotasi pemain, RD ingin memberikan jam bertanding bagi para pemainnya, dan ingin menilai siapa saja kiper yang paling siap menghadapi musim 2018.
Maka itu, setelah Dikri Yusron, masih ada Sandy Firmansyah dan Rangga yang belum mendapatkan giliran. Jika melihat statistik, M Sandy Firmansya bisa saja diturunkan saat SFC meladeni Madura United, Senin (26/2/2018).
Namun melihat kualitas tim seperti Madura, RD akan mempercayakan posisi ini kepada Teja, meski pengalaman Sandy bisa diandalkan.
Berbicara mengenai kiper, Sriwijaya FC tak hanya punya Teja Paku Alam seorang. Masih ada stok kiper lain seperti Sandy Firmansyah, Rangga Pratama dan Dikri Yusron. Nama terakhir ini sukses melewati debut perdananya bersama tim saat meladeni permainan Persiba Balikpapan.
Jika melihat statistik musim lalu, Teja Paku Alam lebih banyak diturunkan. Yakni sebanyak 26 kali dengan durasi 2227 menit. Teja di musim 2017 menjadi pilihan Pelatih Widodo C Putro, Oswaldo Lessa dan Hartono Ruslan. Begitu pun musim ini, di ajang Piala Presiden Teja tak tergantikan, tampil apik dan membawa SFC meraih juara ketiga.
Khususnya Dikri sudah diturunkan pada pertandingan menghadapi Persiba Balikpapan, Sabtu, 24 Februari dan sukses mengamankan gawang dengan tanpa kebobolan. Sementara itu Sandi, kiper senior berpengalaman yang musim lalu tampil apik sebagai pelapis Teja Pakualam. Saat Teja mengalami kesulitan, Sandy tampil sebagai pengganti. Sepanjang musim 2017 lalu, Sandy turun 9 kali dengan durasi 687 menit. Mantan kiper Persela ini, tampil di 3 laga terakhir lawan Persela (26/9/2017), Mitra Kukar (30/9/2017), dan Persija (7/10/2017). Dalam 3 laga ini, dia kebobolan dua kali. Sisanya clean sheet.
Adapun Rangga Pratama sepanjang musim 2017 lalu, tidak begitu menonjol, dia baru satu kali diturunkan. Rangga jebolan Sriwijaya FC U-21 2014. Pemain kelahiran 1996 ini, pernah memperkuat Barito Putera, baik di ajang senior maupun yunior. Dia dipercaya menjaga gawang tim PON Kalimantan Selatan saat PON 2016 Jawa Barat lalu.
Sementara Dikri Yusron, datang sebelum Liga 1 2017 bergulir. Dia kiper Timnas U-19 yang sebelumnya merumput di Persela Lamongan musim 2016.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan, di ajang Piala Gubernur Kaltim 2017 ini, dia memberikan kesempatan semua pemain. "Saya akan memberikan kesempatan kepada semua pemain saya untuk diturunkan," ujar RD.
Namun khusus bagi Kiper, RD memberikan kepercayaan kepada Kurnia Sandy, pelatih kiper Sriwijaya FC."Saya percaya kepada Pelatih Kiper (coach Kurnia Sandy, siapa kiper yang paling siap diturunkan dalam setiap pertandingan," ujar RD.
Pelatih Kiper Sriwijaya FC Kurnia Sandi menambahkan, ada empat kiper terbaik yang bisa diandalkan, namun keputusan siapa yang diturunkan adalah yang paling siap di setiap latihan."Kiper yang diturunkan, pastilah dipilih kepada pemain yang menunjukkan performa terbaik saat berlatih dan siap," ujarnya.
Kesiapan seorang kiper dapat diukur dari hasil latihan, baik itu teknik, fisik hingga mental."Coach Rahmad Darmawan percayakan pada saya untuk urusan kiper, jadi kita tiak bisa sembarang menentukan. Tidak ada istilah kiper pelapis, semua merupakan kiper utama Sriwijaya FC," ujarnya.(mg9)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/m-sandy-firmansyah11_20171017_122103.jpg)