Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sekayu. Jalan Sekayu-Pendopo Macet Hingga 5 Kilometer

Sudah 1 jam aku nunggu di mobil. Masyarakat takut membersihkan karena ada kabel dan takut kesetrum.

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sekayu. Jalan Sekayu-Pendopo Macet Hingga 5 Kilometer
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Jalan Sekayu-Pendopo macet total sepanjang 5 Km disebabkan oleh pohon tumbang, Jumat (23/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Hujan deras yang mengguyur Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (23/2/18) dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB membuat pohon tumbang yang berada di Jalan Sekayu-Pendopo, tepatnya di depan Objek Wisata Danau Ulak Lia.

Akibat pohon tumbang tersebut membuat kondisi lalu lintas menjadi macet total.

Antrean panjang kendaraan yang akan melintas mencapai 5 kilometer.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, pohon roboh yang membuat Jalan Sekayu-Pendopo ini macet total membuat sejumlah pengendara nampak kesal.

Sebab pohon yang berukuran besar itu sebagian menutupi badan jalan.

Akibatnya kendaraan dari arah Pendopo PALI dan Sekayu menjadi terhenti.

Tumbangnya pohon tersebut setelah hujan deras terus menerus mengguyur, dikarenakan kondisi pohon yang tua belum lagi terpaan angin menyebabkan pohon tersebut roboh.

Akibatnya sekitar 1 jam pengendara terpaksa berdiam diri di dalam kendaraannya.

Kemacetan sendiri baru terurai setelah pihak PT PLN menerjunkan tim melakukan pembersihan terjadap pohon tumbang.

Hal itu dikarenakan badan pohon tersebut menimpa jaringan kabel listrik sehingga masyarakat tidak berani membersihkan.

Salah satu pengendara yang terjebak macet, Yudi, mengatakan pohon tersebut tumbang sekitar pukul 11.00 WIB disebabkan hujan dan angin kencang.

Pohon tersebut menutupi seluruh badan jalan yang ada sehingga lalulintas menjadi terhenti.

"Sudah 1 jam aku nunggu di mobil. Masyarakat takut membersihkan karena ada kabel dan takut kesetrum.

Nunggu pihak PT PLN cukup lama untuk memotong-motong pohon itu," kata Yudi.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved