Kemenag OKU Timur Buka Layanan Pengaduan untuk Jemaah Abu Tours yang Gagal Umroh

Ada ratusan jemaah umroh di OKU Timur yang gagal berangkat. Ironisnya jemaah yang gagal berangkat tersebut ternyata dikoordinir

Kemenag OKU Timur Buka Layanan Pengaduan  untuk Jemaah Abu Tours yang Gagal Umroh
Sripoku.com/Yandi Triansyah
Suasana Kantor Abu Tours Cabang Palembang, Senin (12/2/2018) di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Timur membuka layanan pengaduan kepada masyarakat yang menjadi korban Abu Tours.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) OKU Timur H Abdul Rosyid melalui Kasi PHU H Budiman SpdI, Rabu (21/2/2018).

Abdul Rosyid mengimbau kepada masyarakat OKU Timur yang telah mendaftarkan diri untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh melalui agen travel tersebut agar kiranya melapor ke Kemenag OKU Timur atau bisa melalui Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat.

“Kita sudah mengetahui adanya jemaah yang gagal berangkat umroh.

Karena itu kepada masyarakat atau jemaah yang belum mendapat kepastian berangkat umroh diminta untuk melapor ke Kemenag OKU Timur atau bisa juga melapor ke KUA terdekat,” ujar Budiman.

Dirinya menjelaskan, bahwa hasil dari rekapitulasi berkas permohonan yang sudah mendaftar untuk Haji dan Umroh yang terdaftar melalui Biro Abu Tour sebanyak 90 jamaah yang berasal dari 20 Kecamatan yang ada di OKU Timur.

“Namun tidak menutup kemungkinan dari sekian banyak yang sudah terdaftar terhitung dari bulan Juli hingga saat ini ada yang belum berangkat.

Sampai saat ini kita belum mendapatkan laporan terkait dengan perihal tersebut,” jelasnya.

H Syarip selaku Kasi Bimas Islam menambahkan, dirinya menyampaikan saat ini pihak Kemenag sudah menginstruksikan kepada Kepala KUA se-OKU Timur untuk bersama-sama memberikan informasi dan membuka layanan pengaduan agar jemaah yang masih terkendala dengan keberangkatan untuk segera melaporkan ke kantor kementerian agama.

“Bagi masyarakat yang ingin melaporkan hal ini silahkan melalui KUA di kecamatan atau langsung datang ke Kemenag OKU Timur, agar kita dapat membantu,” katanya.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan setidaknya ada ratusan jemaah umroh di OKU Timur yang gagal berangkat.

Ironisnya jemaah yang gagal berangkat tersebut ternyata dikoordinir oleh salah satu Kabid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Namun ketika yang bersangkutan coba dihubungi yang bersangkutan tidak mengaku ada jemaah yang belum berangkat.

“Suruh jemaah yang gagal berangkat tersebut memenui saya. Saya siap bertanggungjawab dan memastikan mereka akan berangkat,” ujarnya dengan nada tinggi.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved