Otak Pembunuhan Sadis Sales Buku di Baturaja Ditembak. Pelaku Bantai Korban dengan Cara Begini

Ibrahim korban meninggal dunia menderita luka tusuk di bagian leher hingga tembus (dari kiri ke kanan). Kemudian ditusuk di dada kiri

Otak Pembunuhan Sadis Sales Buku di Baturaja Ditembak. Pelaku Bantai Korban dengan Cara Begini
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Sales buku, Ibrahim (kiri), dan tersangka otak pelaku pembunuhnya, Endi Yori 

"Semua personel yang tergabung dalam tim penangkapan pelaku mendapat penghargaan dari kapolda,” kata Ni Ketut Widayana Sulandari.

Endi Yori (22), tersangka otak pembunuhan sales buku di Baturaja diamankan di Mapolres OKU, Jumat (16/2/2018).
Endi Yori (22), tersangka otak pembunuhan sales buku di Baturaja diamankan di Mapolres OKU, Jumat (16/2/2018). (SRIPOKU.COM/LENI)

Personel yang mendapat penghargaan antara lain Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan SIKom dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharuddin SH.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembantaian yang dilakukan komplotan penjahat yang masih berusia muda ini memang tergolong sadis.

Ibrahim korban meninggal dunia menderita luka tusuk di bagian leher hingga tembus (dari kiri ke kanan).

Pada adegan ke-14 para tersangka bersiap mengeksekusi korban Ibrahim yang sedang tertidur pulas di rumah kontrakannya  pada rekonstruksi yang dilaksanakan Kamis (11/1/2018)
Pada adegan ke-14 para tersangka bersiap mengeksekusi korban Ibrahim yang sedang tertidur pulas di rumah kontrakannya pada rekonstruksi yang dilaksanakan Kamis (11/1/2018) (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

Kemudian ditusuk di dada kiri, perut kiri ditusuk dengan pisau 12 dim hingga ususnya terburai, pingggang kanan juga ditusuk.

Akibatnya korban Ibrahim tewas di TKP.

Korban pembunuhan menggunakan pisau cap garpu
Korban pembunuhan menggunakan pisau cap garpu (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA, IST)

Sedangkan korban Romadon berhasil meloloskan diri berteriak minta tolong.

Setelah Romadon berhasil mencari bantuan, akhirnya para pelaku kabur di kegelapan malam.

Bahkan para pelaku sudah merencanakan akan membakar korban.

Indikasi ini terlihat dari bensin di dalam botol air mineral yang sudah disiapkan.

Beruntung korban Romadon berhasil mencari bantuan dan warga berdatangan sehingga rencana membakar itu batal.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved