Beredar di Sosmed, Driver Taxol Palembang Hilang, Keluarga Cemas Terakhir Dilacak Disini

Pria berjanggut tipis itu, kini dicari pihak keluarga yang membagikan fotonya di sosial media.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
Kolase Sriwijaya Post/Instagram

SRIPOKU.COM - Seorang driver taksi online bernama Tri Widyantoro dikabarkan hilang sejak, Kamis (15/2/2018).

Pria berjanggut tipis itu, kini dicari pihak keluarga yang membagikan fotonya di sosial media.

Dikutip Sripoku.com dari akun instagram @plglip, pihak keluarga menuliskan jika yang bersangkutan hilang saat berada di kawasan Kenten Laut.

Berikut tulisan lengkapnya.

"Teman-teman ini om kami, Tri Widyantoro dari semalam sampe skrg blm ada info..mohon dibantu share ya.. oom gocar terkahir online jam 4 sore Kamis 15/2/2018. Kabar terakhir menuju kenten laut..mobil xenia silver BTG 1352 RP. Trims..," tulisanya

Di slide kedua, dalan unggapan akun Plglip, pihak keluarga juga meminta bantuan jika ada yang menemukan driver gocar itu dapat menghubungi keluarga dengan nomor 081367717102.

Sampai saat ini, Sripoku.com masih melakukan penelusuran mengenai kabar hilangnya driver gocar tersebut.

Sripoku.com juga saat ini masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Polisi mengenai kabar tersebut.

Kembali Terjadi

Ternyata, kasus hilangnya driver gocar bukan kali ini saja. Sebelumnya, berita mengenai hilangnya Ewa yakni Edward Limba sempat membuat geger. 

Saat itu ia dinyatakan hilang oleh pihak keluarga, sampai akhirnya warga heboh menemukan mayat Ewa di Sumbawa, Banyuasin Sumatera Selatan. 

Kronoligi Mulai Ditemukannya Jasad Ewa hingga Penangkapan Para Pelaku Pembunuhan:

- Kasus pembunuhan terhadap sopir gocar yakni Edward Limba yang menjadi atensi Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryot terungkap pada Minggu (27/8/2017).

- Belum sampai sepekan, kerja keras tim gabungan yang dibentuk Irjen Agung membuahkan hasil.
Empat dari tiga pelaku, diamankan tim gabungan di tiga lokasi berbeda.

- Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, komplotan ini awalnya berencana untuk melakukan perampokan yang sengaja ditujukan kepada sopir taksi online.

- Komplotan ini memesan taksi online di kawasan Jenderal sudirman tidak jauh dari
Simpang Sekip, Palembang.

Istri Ewa, menangis di pusara suaminya, Edward Limba, usai prosesi pemakaman di Jalan Cinde Welan Palembang, Rabu (23/8/2017).
Istri Ewa, menangis di pusara suaminya, Edward Limba, usai prosesi pemakaman di Jalan Cinde Welan Palembang, Rabu (23/8/2017). (SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

- Pemesanan dilakukan di depan kantor tour and travel dengan menggunakan nama Romli.

- Dari pemesanan itu dilakukan, mereka diketahui hendak menuju ke Sembawa.

- Akan tetapi, hingga pagi korban tidak pulang ke rumah. Pagi harinya, diperoleh kabar bila ditemukan mobil korban. Akan tetapi, korvan Edwar tidak ada di dalam mobilnya.

- Sempat dinyatakan hilang dan hanya ditemukan mobilnya, ternyata Edward ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Selasa (22/8/2017).

- Dari informasi yang diperoleh, bila pemilik mobil yang temukan tersebut atas nama Edwar, warga Lorong Kedukan, nomor 712 B, RT 24, RW 07, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

- Diduga melawan, para pelaku nekat menghabisi nyawa korban Edward Limba.

- Edward ditemukan tewas di Sembawa, Banyuasin dan diduga ia menjadi korban pembunuhan.

-  Teman kerja korban yang memadati kamar mayat RS Bhayangkara Palembang mengetahui korban Edward sudah meninggal, Selasa (22/8/2017).

- Polisi langsung mengembangkan kasus ini, kemudian melakukan proses untuk menangkap para pelaku.

- Satu Pelaku hingga kini masih buron dan masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Istri Edward Limba (34), warga Jalan Wahid Hasyim Lorong Kedukan 712 B, RT 24 RW 8, 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang, menangis histeris di samping jenazah suaminya yang ditemukan tewas di kawasan Sembawa, Selasa (22/8/2017).
Istri Edward Limba (34), warga Jalan Wahid Hasyim Lorong Kedukan 712 B, RT 24 RW 8, 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang, menangis histeris di samping jenazah suaminya yang ditemukan tewas di kawasan Sembawa, Selasa (22/8/2017). (SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH)

(Sripoku.com/Candra)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved