Piala Presiden 2018

Sriwijaya FC Harus Bawa Oleh-oleh dari Kompetisi Piala Presiden 2018

Laskar Wong Kito harus pulang membawa oleh-oleh untuk penggemar yang sudah rindu akan kemenangan tim kesayangan Bumi Sriwijaya.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC  berjumpa dengan PSMS Medan, Sabtu (17/2/2018) pukul 15.30 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta memperebutkan juara tiga Piala Presiden 2018.

Sejak gagal mengamankan tiket menuju Final, Laskar Wong Kito wajib mengamankan trofi juara ketiga tersebut.

Mereka harus pulang membawa oleh-oleh untuk penggemar yang sudah merindukan mereka untuk pulang ke Bumi Sriwijaya.

Bentrok dua kubu ini layaknya ulangan dalam fase penyisihan grup A di ajang yang sama. Kala itu,
Skuat yang dibesut Rahmad Darmawan itu menaklukkan Ayam Kinantan dengan skor 2-0.

Skor tersebut diciptakan oleh gol bunuh diri yang dilakukan oleh Samuel Sibatuara (53’) dan Makan Konate (76’). Kala itu, Konate berhasil menggandakan keunggulan setelah berhasil mencetak skor dari titik putih.

Namun kali ini, mereka dituntut untuk melupakan memori manis tersebut. Sebab, anak asuh Djajang Nurjaman itu tak mungkin akan mengulangi kesalahan yang sama saat di fase penyisihan kala itu.

Selain itu, merengkuh peringkat ketiga merupakan hal yang sangat penting bagi tim untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka jelang bergulirnya Liga 1 musim 2018 mendatang.

“Pasti ada beban. Terhadap beban yang ada di pundak saya, tentu saya harus betul-betul menyiapkan ini dengan bermain baik, atau untuk bisa lebih baik dari mereka,” ujar RD sebelum pertandingan Jumat (16/2/2018).

Beban tersebut dimaksudkan untuk menepis anggapan, jika selama ini RD tak serius melakoni turnamen pra-musim itu.

Padahal, menurut pelatih yang pernah menangani T-Team Malaysia ini Piala Presiden 2018 ini betul-betul digeluti sebagai ajang pemanasan yang berharga, sebelum kompetisi resmi berjalan.

“Setidaknya penampillan tim sejauh ini memang mengingatkan kepada pemain bahwa di awal Piala Presiden salah satu talent scout untuk kita melihat bagaimana proses membangun tim ini bisa berjalan. Bukan berarti saya tidak ada beban, bukan berarti saya ingin melepaskan partai ini dengan begitu saja,” tuturnya.

Sehingga untuk merebut juara ketiga kali ini, RD akan serius melumat PSMS Medan. Manuchekhr Dzhalilov yang kemarin sempat diparkir lantaran akumulasi kartu, bisa diberdayakan bersama Alberto Goncalves untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya.

Selain itu, motivasi yang kuat juga menjadi kunci yang membawa mereka ke posisi sekarang. Sebab, materi pemain sekarang sudah cukup untuk berlaga.

Tinggal lagi, motivasi positif yang harus ditanamkan kepada mereka agar psikis mereka kuat selama bertanding.

“Membangun mental adalah salah satu cara untuk mengatakan kepada pemain, jangan mau kalah,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman juga siap menurunkan skuat terbaiknya untuk meladeni Sriwijaya FC.

Mereka juga perlu memulihkan kepercayaan diri mereka, setelah dilibas oleh Persija Jakarta selama dua leg pertandingan Semifinal lalu.

“Kami punya waktu berbenah sebelum perebutan tempat ketiga. Waktu yang ada kami manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya di waktu yang sama.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved