Residivis Narkoba Provinsi Bengkulu Ditangkap BNN di Wilayah Kota Lubuklinggau

Dari pengakuan tersangka, barang bukti dipasok dari Lampung. Namun kita akan lakukan pendalaman

Residivis Narkoba Provinsi Bengkulu Ditangkap BNN di Wilayah Kota Lubuklinggau
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Yos (berdiri tengah membelakangi kamera), ditangkap anggota BNN Kota Lubuklinggau, Senin (5/2/2018) sekitar pukul 15.30 petang. Tampak Kepala BNN Lubuklinggau Edy Nugroho (tengah), saat rilis kasus, Selasa (6/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Yos (38), beralamat di Jalan Bengawan Solo Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau, Senin (5/2/2018) sekitar pukul 15.30 petang.

Residivis narkoba yang pernah dipidana di Provinsi Bengkulu ini ditangkap karena diduga masih menjadi pengedar narkoba di wilayah Kota Lubuklinggau.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau Edy Nugroho didampingi Kepala Seksi Pemberantasan Sukirman mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat melalui SMS centre.

Bahwa, di wilayah Jalan Bengawan Solo ada transaksi penjualan narkoba.

Laporan itu kemudian ditindak lanjuti, dengan melakukan penggerebekan.

"Ada masyarakat lapor lalu ditindak lanjuti dengan penyelidikan.

Setelah dipastikan kebenarannya, anggota lalu melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap tersangka Yos," ujar Edy Nugroho, Selasa (6/2/2018).

Selain mengamankan tersangka, anggota juga menyita barang bukti penyalahgunaan narkoba milik tersangka.

Antara lain, satu klip besar berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 10,23 gram, satu plastik klip sedang berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 2,48 gram dan satu plastik klip sedang berisi kristal putih diduga sabu seberat 1,19 gram.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved