Hujan Turun, Petani Sawah Tadah Hujan di Kabupaten OKU Bergembira. Tanaman Segar Kembali

Sebab belakangan ini sudah terjadi puluhan bahkan sampai 1000 hektare sawah tadah hujan di Kecamatan Semidangaji

Hujan Turun, Petani Sawah Tadah Hujan di Kabupaten OKU Bergembira. Tanaman Segar Kembali
IST

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Setelah sekitar 1 bulan tidak turun hujan, dua hari berturut-turut sejak kemarin hujan turun membasahi Bumi Sebimbing Sekundang Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Hujan yang turun sejak pagi Senin (5/2/2018) membuat gembira para petani sawah tadah hujan khususnya yang sawahnya mengalami kekeringan.

Sebab belakangan ini sudah terjadi puluhan bahkan sampai 1000 hektare sawah tadah hujan di Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu mengalami kekeringan.

Padi yang baru berumur sekitar 2 bulan itu daunnya hampir menguning karena kekurangan air.

Seperti dituturkan petani padi sawah di Desa Singapura, sejak sebulan terakhir sawahnya kekeringan pertumbuhan padi mulai terganggu.

"Alhamdulillah, ada hujan walaupun belum deras tapi padi di sawah disiram hujan," terang petani di Desa Singapura.

Sebagian sawah yang ada di Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU yang lambat masa tanam tampak kering karena hampir sebulan tidak ada hujan.
Sebagian sawah yang ada di Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU yang lambat masa tanam tampak kering karena hampir sebulan tidak ada hujan. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

Kepala Desa Singapura Herkulis Saputra SE yang dikonfirmasi mengatakan, seharusnya padi sawah di desanya sudah mulai berbunga namun karena keterlambatan harus ngantre alat berat untuk membajak sawah sehingga musim tanam terlambat.

Saat ini padi baru berumur 2 bulan dan daun-daunnya sudah mulai menguning.

"Mudah-mudahan hujan ini ganjur sehingga padi di sawah bisa panen tepat waktu," kata Herkulis.

Di katakan Kades, dua hari ini memang ada hujan cukup lumayan, walaupun sawah masih belum berisi air tapi setidaknya pohon padi mendapat guyuran hujan.

Selain sudah lama tidak hujan, bendungan yang mengaliri air ke sawah-sawah petani juga jebol dan baru pihaknya masih berusaha untuk memperbaiki bangunan irigasi yang jebol.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved