Mega Wisata Tawarkan Sistem Block Seat Bagi Calon Jemaah Umroh

Maraknya kasus penipuan umrah yang dilakukan oleh travel umrah membuat calon jamaah umrah harus berhati-hati.

Mega Wisata Tawarkan Sistem Block Seat Bagi Calon Jemaah Umroh
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Jamaah umrah yang menggunakan jasa travel Mega Wisata. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Maraknya kasus penipuan umrah yang dilakukan oleh travel umrah membuat calon jamaah umrah harus berhati-hati mencari travel umrah.

Namun, ada tak perlu khawatir dengan travel umrah Mega Wisata Palembang karena travel umrah ini menawarkan sistem block seat bagi calon jamaah umrah.

Salwati, General Manager PT Sriwijaya Mega Wisata, mengatakan sistem block seat merupakan sistem pemesanan tiket terlebih dahulu ke pihak airline sebelum calon jamaah mendaftarkan diri untuk beribadah umrah di tanah suci. Block seat bertujuan untuk memastikan tanggal keberangkatan dan kepulangan jamaah umrah.

" Dengan sistem block seat jamaah sudah tahu jadwal keberangkatan dan kepulangan. Tujuannya supaya calon jamaah umrah tidak gelisah menanti kepastian keberangkatan ke tanah suci," katanya saat ditemui Sripo di kantor travel Mega Wisata, Sabtu (03/02).

Selain menawarkan sistem block seat, lanjut Salwa, pihak travelnya juga menawarkan biaya down payment (DP) yang murah hanya dengan Rp 3 juta saja dan dua paket asuransi bagi calon jamaah seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Paket superhemat umrah dari Mega Wisata adalah Rp 22.500.000,-. Dengan paket superhemat tersebut calon jamaah mendapatkan kesempatan umrah selama sembilan hari dengan dengan penerbangan Palembang- Madinah. Paket superhemat tersebut untuk ibadah umrah pada 02 April 2018.

Sedangkan untuk promo tahun depan, tahun 2019, Mega Wisata akan mengadakan tour Turki sebelum kemudian dilanjutkan dengan umrah ke tanah suci, "tahun depan kita adakan paket tour ke Turki sebelum umrah. Liburan lalu setelahnya ibadah," katanya berpromosi.

Ditambahkan pula oleh Salwa, sistem refund bagi calon jamaah yang gagal berangkat karena alasan kesehatan pun tidak merepotkan.

Calon jamaah hanya perlu menyertakan surat keterangan sakit atau tidak dapat melakukan penerbangan dari dokter saat membatalkan keberangkatan.

"calon jamaah niatnya ibadah ke tanah suci jadi prosesnya kita permudah. Mau refund juga mudah. Kalau karena sakit atau tidak diperbolehkan terbang oleh dokter, untuk refund tinggal menyertakan surat keterangan dari dokter beserta dokumen lainnya," tutupnya.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved