Breaking News:

1 Februari Pergub Sumsel Mobil Sewa Khusus Diterapkan, Ini Kata Driver Taksi Online

Menurut dia, aturan yang dibuat sudah lebih baik salah satunya terkait Badan Usaha yaitu Koperasi dan STNK tetap bisa Atas nama Perorangan

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Demo ratusan driver online di kantor DPRD Sumsel, Senin (18/12/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Driver taksi online bakal melakukan demo di Istana kepresidenan di Jakarta, Senin (29/1/2018).
Untuk menolak peraturan Menteri Perhubungan 108 Tahun 2017.

Namun aksi tersebut tidak bakal dihadiri oleh Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, pasalnya di bumi Sriwijaya sendiri pemerintah provinsi sudah mengeluarkan peraturan gubernur yang merupakan turunan dari Peraturan Menteri Perhubungan 108 tahun 2018.

Ketua ADO Sumsel, Yoyon, mengatakan,
menyikapin Permenhub 108 2017 yg akan di terapkan pada 01 February 2018,
Pihaknya selaku Pengurus DPD ADO Sumsel bahwa Aturan tersebut telab lebih baik dari aturan sebelumnya dan sangat memenuhin Permintaan Para Driver Taksi Online.

Menurut dia, aturan yang dibuat sudah lebih baik salah satunya terkait Badan Usaha yaitu Koperasi dan STNK tetap bisa Atas nama Perorangan atau tetap Nama sesuai STNK.

"Bagi kami Pengurus DPD Sumsel dengan TEGAS mendukung PM 108 2017 Dan tidak Ikut Aksi Menolak PM 108 2017, "katanya, Minggu (28/1) saat dihubungi.

Karena saat ini kata dia, ADO Sumsel Lebih fokus untuk mengawal implemantasi PM 108 2017 Agar dapat berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan.

" Tetap Memperjuangkan Kuota bagi Driver Online, tidak berlaku surut,"katanya.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah untuk memperpanjang masa transisi minimal 1 bulan.

Melihat masih banyak yang belum terpenuhi syarat karena menunggu proses perizinan badan hukum.

"Kita juga meminta pemerintah menfasilitasi melakukan Uji Kir dan Pembuatan SIM A Umum secara Kolektif bagi Driver Online, "katanya.

Sementara itu, Kasi Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel, Fansuri mengatakan, sesuai instruksi menteri perhubungan melalui dirjen perhubungan darat bahwa 1 Februari dimulainya operasi simpatik.

" sesuai dengan jadwal yang direncanakan akan silakukan tahapan tahapan dalam operasi simpatik, "katanya.

Pihaknya tentu tidak bakal melakukan penilangan langsung terhadap taksi online. Tapi lebih mengedepankan pembinaan kepada taksi online untuk mendorong mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

" 1 Februari aturan itu sudah berlaku, tapi kita tak langsung menilang, kita masih kasih kesempatan, "katanya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah menandatangani Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.Pergub itu merupakan turunan dari Peraturan Menteri nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. (*) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved