Foto Selfie di Tepi Kolam, 2 Siswi di Palembang Ini Alami Kejadian Mengerikan

Korban yang pertama kali ditemukan tim penyelam Basarnas yakni Anaisha Putri Aulia (14) dengan kondisi tubuh pucat membiru.

Foto Selfie di Tepi Kolam, 2 Siswi di Palembang Ini Alami Kejadian Mengerikan
Dok Basarnas
Evakuasi korban tenggelam di kolam galian C di kawasan Jalan Den Tjik Asaari Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat (26/1/2018). 

Terlebih lagi pihak keluarga korban yang ikut datang ke lokasi sebelum korban ditemukan.

Bahkan keluarga korban ikut menyaksikan proses pencarian yang dilakukan tim penyelam Basarnas Palembang.

Keluarga korban pun histeris saat tim penyelam menemukan korban.

"Ummu... ummu, bangunlah nak," teriak seorang pria separu baya yang sontak memeluk jasad korban.

Kedua korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Pihak keluarga korban pun sangat berharap adanya mukjizat untuk kedua
korban.

"Nesa, bangunlah nak kita mau pergi," teriak seorang wanita yang terus memeluk erat jasad Anaisha Putri Aulia yang terbaring di UGD RS Bhayangkara Palembang.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda dikonfirmasi mengatakan, dua korban dinyatakan meninggal dunia di kolam bekas galian C.

Korban ditemukan oleh tim penyelam Basarna Kota Palembang.

"Dua korban dinyatakan meninggal dan akan dilakukan visum lalu dikembalikan ke keluarga korban masing-masing," ujarnya.

Untuk kronologis kejadian pihaknya belum bisa memastikan bagaimana empat siswi tersebut bisa datang ke lokasi kejadian.

"Untuk status galiannya sendiri kami belum tahu apakah berizin atau ilegal.

Kami akan berkordinasi dengan Pemda uterkait hal untuk hal ersebut.

Sementara ini kami akan menutup wilayah sekitar kolam untuk mencegah terjadinya korban selanjutnya," jelasnya. (bew/mg2)

Ditemukan di Kedalaman 5 Meter

Proses pencarian kedua korban, cukup menyulitkan tim penyelam Basarnas Palembang.

Bahkan kejadian tenggelamnya sekitar pukul 15.30, kedua korban baru ditemukan sekitar pukul 17.15.

Sehingga proses pencarian korban membutuhkan waktu satu setengah jam.

Tim penyelam yang dikomandoi Agus Mulyono, melakukan pencarian dengan sistem melingkar yang menyisiri dasar kolam sesuai petunjuk dari korban yang selamat.

"Kedua korban ditemukan di dasar kolam dengan kedalaman sekitar lima meter.

Kondisi saat ditemukan, kondisinya tubuh korban sudah membiru dan pucat," ujar Agus Mulyono, Komandan Tim Penyelam yang terjun langsung menyelam untuk mencari korban.

Agus mengatakan, memang cukup sulit melakukan pencarian korban.

Dikarenakan saat menyelam, sama sekali tidak ada jarak pandang.

Sehingga penyelam menyisir setiap dasar kolam dengan cara penyisiran secara melingkar.

"Tidak ada jarak pandang yang kondisi airnya berlumpur. Dasar kolam semuanya lumpur.

Kita pastinya bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari warga.

Memang dari pinggir kolam, kondisi tanahnya berlumpur dan cukup dalam yang sama sekali tidak dangkal," ujar Agus.  (bew/mg2)

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved