Angin Kencang Terjang Kota Pagaralam. Atap Rumah Warga Berterbangan

BPBD mengimbau semua masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dan menjauhi pohon-pohon besar.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Salah satu rumah warga di Desa Selibar yang rusak berat akibat diterjang angin Puting Beliung, Sabtu (27/1/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Angin kencang yang melanda Kota Pagaralam yang terjadi sejak beberapa hari ini mulai meresahkan warga.

Pasalnya Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 15.30 tiga rumah warga yang ada di Desa Selibar rusak berat akibat diterjang angin Puting Beliung.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Sabtu (27/1/2018) menyebutkan, tiga rumah warga yang rusak yaitu rumah milik Adisa dan Kusmita yang atap bagian belakang rumah terbang diterjang angin.

Sedangkan untuk rumah Nopri atap bagian teras rumah juga rusak parah.

"Ada tiga rumah yang rusak akibat diterjang angin Puting Beliung ini.

Dua rumah rusak parah karena seluruh atap seng bagian belakang rumah terlepas dan terbang.

Satu rumah lagi atap teras rumah yang terbang terbawa angin," ujar Camat Pagaralam, Muklis Gunawan kepada Sripoku.com.

Pihak kecamatan sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak BPBD untuk segera ditanggilangi.

Pasalnya akibat kerusakan itu untuk sementara rumah itu belum bisa ditempati.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Abral mengatakan, untuk sementara pihak BPBD akan melakukan penanggulangan sementara yaitu dengan memasangkan terpal untuk menutup bagian atap yang terbawa angin.

Baca: Angin Kencang Terjang Kota Pagaralam. Saat Ini Warga Takut Keluar Rumah

"Untuk sementara rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung kita lakukan perbaikkan sementara dengan memasang terpal.

Namun nanti setelah pihak kelurahan melaporkan kerusakan maka akan kita perbaikki dengan dana bencana alam," katanya.

Dengan kejadian ini pihak BPBD mengimbau semua masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dan menjauhi pohon-pohon besar.

Pasalnya angin kencang bisa saja menumbangkan pohon besar tersebut.

"Kami imbau masyarakat untuk hati-hati saat melintas dijalan-jalan protokol terutama jalan yang terdapat pohon besar.

Pasalnya bisa saja tiba-tiba pohoj tumbang karena diterjang angin," imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved