Atlet Sumsel tak Produktif, Siap-siap Terima Sanksi Ini !

eski Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua dua tahun lagi, Provinsi Sumatera Selatan terus menggeber

Atlet Sumsel tak Produktif, Siap-siap Terima Sanksi Ini !
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Ketua Harian KONI Sumsel Nasrun Umar yang memimpin defile kontingen Sumsel saat pembukaan Pekan Olahraga Nasional di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (17/9/2016). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Resha Akasia

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Meski Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua dua tahun lagi, Provinsi Sumatera Selatan terus menggeber persiapan.

Mulai dari pencarian hingga pembibitan atlet.

Hal ini untuk memperbaiki rekor Sumsel dalam PON 2016 Bandung lalu.

Bertengger di posisi 21, membuat Bumi Sriwijaya harus mengejar ketertinggalan memperbaiki angka tersebut.

Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Samsul Ramel mengatakan, sejak beberapa waktu lalu pihaknya telah memproyeksikan atlet yang potensial untuk diterjunkan dalam multi-event olahraga empat tahunan itu. Mereka masuk dalam program bertajuk 'Sriwijaya 2020'.

"Sekarang sudah dimulai. Senin atau Selasa kita evaluasi untuk tahun ini dan menentukan siapa yang dipromosi atau terdegradasi," ujarnya saat diwawancarai Jumat (26/1).

Dalam program tersebut, para atlet dibagi menjadi tiga tingkatan.

Yaitu Utama, Pratama dan Madya. Jenjang tertinggi ialah Utama, ysitu mereka yang setidaknya memperoleh medali emas dalam event setingkat Kejuaraan Nasional.

"Medali Perak di Madya, dan Perunggu di Pratama.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved