Jangan Salah Masuk, di Yogyakarta Ada 'Warung Makanan Roh Halus'

Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Seiring dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, kuliner di Yogyakarta

Editor: Bedjo
Kompasiana.com
Warung Makan Roh Halus, warung makanan untuk mahluk halus di Jl RE. Martadinata, No 7 Wirobrajan, Kota Yogyakarta. 

SRIPOKU.COM , YOGYAKARTA - Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Seiring dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, kuliner di Yogyakarta pun semakin berkembang. Berbagai sajian mulai kuliner tradisional hingga modern banyak di jumpai di Yogyakarta.

Berita Lainnya:  Usaha Warung Makan Menjamur di Empatlawang

Hanya saja warung yang ada di Jl RE. Martadinata, No 7 Wirobrajan, Kota Yogyakarta berbeda dengan yang lainya. Membaca atau mendengar kata warung, tentu yang terbesit di pikiran adalah sebuah tempat yang menjual makanan serta minuman.

Namun berbeda dengan yang ada di jalan, Jl RE. Martadinata, No 7 Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Meski sama-sama warung, tetapi yang di jalan, Jl RE. Martadinata, No 7 Wirobrajan tidak menyajikan hidangan menu untuk manusia, melainkan khusus makhluk halus.

Wisatawan dan warga pun tidak akan salah datang mencari menu hidangan untuk manusia, karena pemilik warung memasang spanduk besar bertuliskan " Warung Makanan Mahluk Halus, Mbak WE".

Seperti namanya, warung makanan untuk mahluk halus ini menyediakan berbagai menu seperti bunga Sripah (orang meninggal), Bunga Macan Kerah, leson, syarat-syarat keperluan ritual, dupa/hio, berbagai macam minyak, segala macam ronce Melati dan masih banyak lagi.

Tri Waryanti (47) pemilik "Warung Makanan Mahluk Halus , Mbak WE" menceritakan awalnya yang memulai jualan adalah ibu mertuanya Sujilah Kasmirin.

"Awalnya ibu mertua saya, Sujilah Kasmirin, jualan sudah lama, sekitar 40 tahunan. Saya ini generasi kedua, dari dulu juga tempat bejualanya disini," ujar Tri Waryanti (47) saat ditemui KompasTravel, Selasa (23/01/2018)

Dahulu saat masih ibu mertuanya yang berjualan, belum menggunakan nama "Warung Makanan Mahluk Halus , Mbak WE" . Hanya saja, suaminya, Bambang Siswanto dahulu sering menulis kalimat yang unik ketika warung sedang tutup.

"Dulu belum, tapi kalau sedang tutup suami saya itu suka menulis di depan toko dengan kalimat-kalimat unik, seperti " maaf sedang mengirim bunga ke Irak", atau " Maaf sedang mengirim bunga ke Turki, ya pokoknya yang unik-unik gitu," urainya.

Setelah ibu mertuanya tidak lagi aktif berjualan, dan usaha diteruskan olehnya, suaminya membuat nama yang unik untuk toko dengan "Warung Makanan Mahluk Halus, Mbak WE".

"Suami saya yang menamai ini, kan kita ini jualan bunga untuk roh halus. Dinamainya sudah sekitar 20 tahunan," ucapnya.

Menurutnya pelanggan warung bunga miliknya tidak hanya datang dari Yogyakarta, tetapi juga dari luar kota seperti Jawa Tengah , Jakarta, dan Bandung. Selain orang biasa, yang datang untuk membeli bunga juga artis, kerabat keraton hingga pejabat pemerintahan.

"Yang orang luar kota, itu beli kesini kalau pas ke Yogya ada yang untuk nyekar ke makam, atau keperluan ritual. Artis dan pejabat banyak yang langganan disini, kalau ada cara di keraton, biasanya juga beli disini," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved