Breaking News

Pembobol ATM BCA di Indomaret Talang Aman Palembang Masuk TKP dengan Cara Begini

Dari kondisi mesin brankas ATM, diketahui dibobol kawanan pelaku yang menggunakan mesin las.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kondisi mesin brankas ATM (kanan) yang berada di dalam minimarket Indomaret dibobol kawanan pelaku yang berlokasi di Jalan Sersan Sani Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (24/1/2018). Maling juga membobol plafon Indomaret. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Uang sebanyak Rp183 juta dibrankas mesin ATM BCA digasak kawanan pelaku pembobolan, Rabu (24/1/2018).

Mesin ATM yang dibobol berada di dalam minimarket Indomaret Jalan Sersan Sani Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning Palembang.

Dari kondisi mesin brankas ATM, diketahui dibobol kawanan pelaku yang menggunakan mesin las.

Pembobolan brankas mesin ATM ini pertama kali diketahui Lina (21), karyawati minimarket sewaktu akan membuka pada pagi hari.

Pada saat masuk minimarket, Lina sontak terkejut melihat mesin ATM pada bagian bawah kondisinya sudah rusak yang dibongkar secara paksa.

Bahkan plafon atau bagian atap minimarket yang posisinya di atas mesin ATM, kondisinya bolong yang juga diduga dijebol secara paksa.

"Pas buka mesin ATM itu rusak, terus plafon jebol. Waktu tutup jam 10 malam, tidak ada yang mencurigakan dan pintu depan tidak ada yang rusak," ujar Lina.

Diketahui sebanyak Rp183 juta uang yang dikuras kawanan pelaku pembobolan, setelah pihak vendor mendatangi dan mengecek brankas mesin ATM.

"Dua hari lalu diisi Rp230 juta dan semuanya pecahan uang seratus ribu.

Diperkirakan uang yang ada di mesin itu senilai Rp183 juta," ujar Ariansyah, pihak vendor yang mendatangi lokasi.

Dari olah TKP petugas, diketahui pelaku pembobolan masuk ke dalam minimarket dengan menjebol atap plafon.

Mesin ATM dibobol dengan menggunakan mesin las dan kawanan pelaku menguras habis uang yang ada di dalam brankas.

Petugas kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Bahkan petugas juga memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti di TKP.

"Untuk sementara kerugian belum dirinci, tapi untuk uang dalam mesin ATM sekitar Rp 183 juta.

Saya dan anggota lagi kumpulan bukti dan keterangan," ujar Iptu Arlan, Kanit Reskrim Polsek Kemuning Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved