12 Februari Paripurna Terakhir 6 Enam Anggota DPRD Sumsel

Surat pengajuan pengunduran diri keenam anggota dewan sudah disampaikan ke KPU. Diproses ke KPU.

12 Februari Paripurna Terakhir 6 Enam Anggota DPRD Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Mobil dinas anggota DPRD Sumsel yang telah dikembalikan terparkir di halaman belakang DPRD Sumsel, Jumat (19/1/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rapat Paripurna DPRD Sumsel pada tanggal 12 Februari 2018 merupakan paripurna terakhir bagi enam anggota DPRD Sumsel yang maju Pilkada serentak apabila nantinya mereka resmi dinyatakan Calon Kepala Daerah.

"Insya Allah yang kita harapkan tanggal 12 Februari hari paripurna masih akan dihadiri ketua.

Siangnya diharapkan sudah ada Ketua Sementara," ungkap Sekretaris DPRD Sumsel H Ramadhan Sulaiman Basyeban SH MM, Jumat (19/1/2018).

Keenam anggota DPRD Sumsel sudah mengajukan pengunduran diri karena ikut dalam Pilkada 2018 seperti Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas SE MM, Wakil Ketua DPRD Sumsel H Nopran Marjani SPd, Ketua Komisi II DPRD Sumsel H Joncik Muhammad SSi MM, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Yulius Maulana, anggota Komisi II DPRD Sumsel Ir H Ahmad Yani MM, Anggota Komisi III DPRD Sumsel Arkoni MD.

"Surat pengajuan pengunduran diri keenam anggota dewan sudah disampaikan ke KPU. Diproses ke KPU.

Paling lama 30 hari sebelum hari pencoblosan sudah diterima KPU.

Terhitung penetapan 12 Februari 2018 tidak menerima gaji lagi. Bagi anggota dewan membuat surat pengunduran diri," jelasnya.

H Ramadhan Sulaiman Basyeban SH MM
H Ramadhan Sulaiman Basyeban SH MM (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Menurut Sekwan, kalau tanggal 12 Februari itu ditetapkan aebagai Paslon, maka dia harus mundur.

Tapi kalau tidak ditetapkan, balik lagi. Dianggap berlaku berkekuatan hukum apabila ditetapkan sebagai Paslon.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved